Menu

Mode Gelap
Polsek Todanan Ungkap Komplotan Curanmor Lintas Daerah, Dua Pelaku Diamankan ‎ Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon Gelar Mural Competition Libatkan Pelajar SMP dan SMA Sekda Grobogan Tekankan Evaluasi dan Kolaborasi untuk Percepat Penurunan Stunting ‎ Kapolda Jateng Cup 2026 Hadirkan Festival E-Sport, Cosplay, Kuliner hingga Layanan Kesehatan Gratis Pemkab Rembang Percepat Pengalihan Jalur Angkutan Tambang di Kecamatan Sale ‎ Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blora Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu

Berita

Wabup Blora Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kedungtuban

badge-check


					Wabup Blora Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kedungtuban Perbesar

Klikjateng Blora – Musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di Dukuh Wadung, Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, mendapat perhatian dari berbagai pihak. Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Blora menyerahkan bantuan kepada para korban, Rabu (10/6/2026).

‎Bantuan tersebut juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora dan BPR BKK Blora sebagai bentuk sinergi dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blora menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap tabah menghadapi cobaan yang dialami.

‎“Kami bersama Pak Sekda, OPD, Baznas, dan BKK hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan semangat kepada bapak dan ibu yang mengalami musibah. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua dan yang terdampak diberikan kekuatan serta kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” ujar Sri Setyorini.

‎Selain memberikan dukungan moral, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan yang dihimpun dari berbagai pihak untuk membantu kebutuhan para korban selama masa pemulihan.

‎“Kami bersama Baznas dan berbagai pihak ingin menyampaikan sedikit bantuan untuk bapak ibu. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban yang sedang dihadapi,” tambahnya.

‎Pada kesempatan itu, Baznas Kabupaten Blora menyerahkan bantuan sebesar Rp7,5 juta kepada Satiran, salah satu korban yang mengalami kerugian terbesar akibat kebakaran. Sementara dua korban lainnya masing-masing menerima bantuan sebesar Rp5 juta.

‎Selain bantuan tunai dari Baznas, para korban juga menerima paket sembako dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Blora serta bantuan sosial dari BPR BKK Blora.

‎Kepala Desa Kedungtuban, Irwan Teguh Pamungkas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada warganya.

‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora, Baznas, BPBD, TNI, BPR BKK Kedungtuban, dan semua pihak yang telah membantu warga kami yang terdampak musibah kebakaran,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, setelah kejadian tersebut warga setempat langsung bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar dan membantu proses pembangunan kembali rumah yang terdampak.

‎“Warga bersama-sama membersihkan puing-puing dan membantu mendirikan kembali rumah yang terdampak. Semangat gotong royong masyarakat sangat luar biasa,” katanya.

‎Usai menyerahkan bantuan, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau tenda darurat yang didirikan oleh BPBD Kabupaten Blora dan menyapa warga yang tengah bergotong royong membersihkan lokasi kebakaran.

‎Diketahui, kebakaran terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Api diduga berasal dari dapur rumah milik Satiran setelah penghuni rumah tertidur saat memasak nasi. Kobaran api kemudian membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

‎Akibat peristiwa tersebut, dua bangunan rumah milik Satiran beserta warung pecel dan bengkel sepeda motornya ludes terbakar. Rumah milik Yuliana juga habis dilalap api, sementara sebagian rumah milik Sudirman mengalami kerusakan.

‎Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp275 juta. Berkat kerja sama tim gabungan dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB sehingga tidak meluas ke permukiman lainnya.

‎Pemerintah Kabupaten Blora berharap bantuan yang diberikan dapat membantu proses pemulihan para korban sekaligus menjadi penyemangat untuk kembali bangkit pasca musibah yang terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita