Menu

Mode Gelap
Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik Tasyakuran Mata Air Soco, Perhutani KPH Mantingan Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Nusa Indah, Rayakan HUT ke-76 ‎ Perhutani KPH Mantingan Gelar “Sobo Wono”, Patroli Hutan Sambil Trabas ‎

Berita

Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

badge-check


					Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Perbesar

Klikjateng, Blora — Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah, Wakil Bupati Blora bertindak sebagai inspektur upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Blora, Senin (27/4/2026).

‎Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, para camat se-Kabupaten Blora, serta diikuti pelajar, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan unsur TNI/Polri.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri yang menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah dinilai sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.

‎Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk sinkronisasi kebijakan, disebut sebagai kunci dalam mendukung pencapaian pembangunan nasional.

‎Sejumlah langkah strategis juga disampaikan, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran pusat-daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi dan inovasi, penguatan kemandirian fiskal, peningkatan kolaborasi antar daerah, hingga fokus pada pemenuhan layanan dasar dan pengurangan kesenjangan wilayah.

‎Selain itu, pemerintah daerah didorong mendukung agenda strategis nasional seperti swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan kewirausahaan, serta reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel.

‎Wakil Bupati Blora menegaskan bahwa semangat otonomi daerah harus menjadi pendorong peningkatan kinerja pemerintahan.

‎“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu berinovasi, mandiri, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

‎“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal dan merata,” imbuhnya.

‎Di akhir sambutan, ditegaskan bahwa pelaksanaan otonomi daerah selama tiga dekade menjadi landasan penting untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Pemerintah daerah juga diimbau menyelenggarakan kegiatan secara sederhana dan efisien, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait penghematan anggaran.

‎Dengan semangat otonomi daerah, seluruh elemen pemerintahan diharapkan terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi guna mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita