Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

RSUD dr. R. Soetijono Blora Tambah Mesin HD, Layanan Kesehatan Masyarakat Semakin Meningkat

badge-check


					RSUD dr. R. Soetijono Blora Tambah Mesin HD, Layanan Kesehatan Masyarakat Semakin Meningkat Perbesar

Klikjateng, Blora – RSUD dr. R. Soetijono Blora terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu program terbaru yang kini sudah dijalankan adalah penambahan unit mesin hemodialisa (HD) yang telah resmi mendapat kredisialing dari BPJS.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Farida Laela, menjelaskan bahwa dengan adanya penambahan 9 mesin baru, rumah sakit kini mampu melayani hingga 32 tindakan per hari. Sebelumnya, jumlah tindakan hanya 26 tindakan per hari.

“Baru hari Rabu tanggal 17 Sept 2025 kemarin sudah kredensialing dengan BPJS. Artinya, dengan penambahan tindakan ini, daftar antrian pasien HD yang membutuhkan pelayanan medis akan lebih cepat tertangani, karena antreannya jadi lebih sedikit,” jelas dr. Farida, Selasa (16/9/2025).

Selain itu, RSUD juga tengah mempersiapkan penerimaan alat kesehatan baru berupa Cathlab,CtScan 64 slide dan sarana ICVCU. Pada pekan lalu, tim dari Kementerian Kesehatan telah melakukan kunjungan untuk melihat kesiapan rumah sakit.

“Sekarang total ada 35 mesin HD, dengan satu unit khusus ditempatkan di ICU. Tujuannya agar pasien di intensive care yang menggunakan ventilator membutuhkan tindakan HD bisa langsung ditangani tanpa harus dipindah ke ruang HD. Jadi pelayanan bisa lebih cepat dan aman,” tambahnya.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan kemudahan akses bagi pasien, khususnya peserta BPJS, yang selama ini masih menghadapi antrean cukup panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita