Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

Ratusan Siswa di Rembang Ikuti Pelatihan Menari dan Membatik dalam Peringatan Hari Museum Nasional

badge-check


					Ratusan Siswa di Rembang Ikuti Pelatihan Menari dan Membatik dalam Peringatan Hari Museum Nasional Perbesar

Klikjateng, Rembang – Sebanyak 400 siswa SD dan SMP di Kecamatan Rembang Kota mengikuti pelatihan menari dan membatik di Pendopo Museum Kartini, Kamis (10/10/2024). Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Museum Nasional dan Hari Batik Nasional.

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang bertujuan untuk meneladani semangat RA Kartini, pahlawan emansipasi wanita yang dikenal mencintai seni menari dan membatik. Kepala Dinbudpar Rembang, Mutaqin, menekankan pentingnya generasi muda untuk mengenal dan melakukan aktivitas yang pernah dilakukan oleh Kartini.

“Menari dan membatik ini adalah kegiatan R.A. Kartini sejak kecil hingga menikah. Kita bisa mencontoh dan meneladani perilaku beliau,” ungkap Mutaqin.

Selain pelatihan, para siswa juga berkesempatan mengunjungi pameran jamu di Museum Kartini Rembang. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, dengan 200 siswa mengikuti pelatihan menari dan 200 lainnya belajar membatik.

Sub Koordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya Dinbudpar Rembang, Retna Diah Radityawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan warisan budaya serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya museum.

Salah satu peserta, Aini dari SDN 4 Kutoharjo Rembang, merasa antusias karena mendapatkan pengalaman baru. “Senang sekali bisa belajar menari, membatik, dan juga melihat pameran jamu,” ungkapnya.

(Ra-v)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita