Menu

Mode Gelap
Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta Blora Tawarkan Potensi Beras dan Sapi ke ID FOOD, Bidik Pasar Premium hingga Ekspor AHY Minta Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu, Blora Siap Perluas Program‎ Porsadin VIII Blora Digelar, Bupati Arief Dorong Santri Berprestasi hingga Tingkat Nasional BGN Temukan Banyak SOP Dilanggar di SPPG Sukorejo 2 Blora, Kepala Dapur Dicopot

Berita

Porsadin VIII Blora Digelar, Bupati Arief Dorong Santri Berprestasi hingga Tingkat Nasional

badge-check


					Porsadin VIII Blora Digelar, Bupati Arief Dorong Santri Berprestasi hingga Tingkat Nasional Perbesar

Klikjateng, Blora – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII tingkat Kabupaten Blora tahun 2026 resmi digelar. Kegiatan yang menjadi ajang penggalian bakat dan prestasi santri Madrasah Diniyah tersebut dibuka langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu (13/9/2026).

‎Pembukaan Porsadin turut dihadiri Anggota DPR RI Eva Monalisa, Anggota DPRD Jawa Tengah Abdullah Aminudin, Ketua DPRD Blora, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Blora Cuk Suwartono, jajaran pengurus FKDT, peserta, pendamping, serta tamu undangan lainnya.

‎Porsadin digelar setiap dua tahun sekali. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para santri Madrasah Diniyah untuk mengembangkan potensi di bidang akademik, seni, dan olahraga.

‎Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi pelaksanaan Porsadin VIII. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya generasi Blora yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berintegritas.

‎“Dalam kesempatan ini atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada FKDT Kabupaten Blora atas terselenggaranya Porsadin tahun ini yang sangat meriah. Semoga melahirkan anak-anak kita yang berprestasi, berakhlak, generasi yang cerdas dan berintegritas,” ujar Arief.

‎Ia berharap para santri yang berhasil menjadi juara di tingkat kabupaten nantinya mampu melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi hingga nasional.

‎“Semoga nanti dari hasil Porsadin tingkat kabupaten ini akan bisa maju ke tingkat provinsi dan bisa mengukir prestasi di tingkat provinsi, bahkan nanti bisa berprestasi di tingkat nasional,” lanjutnya.

‎Arief juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Porsadin. Pemerintah Kabupaten Blora, kata dia, akan terus mengawal keberadaan Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

‎Menurutnya, peran Madin dan TPQ sangat penting dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak di Kabupaten Blora.

‎“Dari anak-anak dari Madin dan TPQ ini, alhamdulillah anak-anak kita punya kemampuan untuk belajar ilmu agama yang lebih baik lagi,” jelasnya.

‎Pemkab Blora juga mendorong agar program-program FKDT dapat terus disinergikan dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan. Salah satunya melalui program Sekolah Sisan Ngaji dan berbagai program pendidikan keagamaan lainnya.

‎“Semoga keberadaan FKDT akan semakin bisa memberikan kemanfaatan dan keberkahan untuk Kabupaten Blora,” harap Arief.

‎Bupati kemudian secara resmi membuka Porsadin VIII tingkat Kabupaten Blora tahun 2026.

‎“Bismillahirrahmanirrahim, Porsadin ke-VIII Tahun 2026 tingkat Kabupaten Blora kami nyatakan dibuka,” ucapnya.

‎16 Cabang Lomba

‎Ketua DPC FKDT Kabupaten Blora Cuk Suwartono mengatakan, pelaksanaan Porsadin tahun ini memiliki sejumlah perbedaan dibanding pelaksanaan sebelumnya.

‎Salah satunya adalah dukungan dari Anggota DPR RI Eva Monalisa serta keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut.

‎Cuk menjelaskan, Porsadin tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menggali bakat dan potensi para santri Madrasah Diniyah.

‎“Porsadin sebagai media, sebagai wahana penggalian bakat putra-putri kita yang di Madrasah Diniyah untuk berlatih sportif, karena kegiatan ini ada kegiatan dalam bentuk akademik, seni dan ada olahraga,” katanya.

‎Pada Porsadin VIII tingkat Kabupaten Blora tahun ini terdapat 16 cabang lomba yang dipertandingkan.

‎Para peserta tidak hanya dituntut untuk meraih prestasi, tetapi juga mengasah kemampuan, sportivitas, kreativitas, dan kepercayaan diri.

‎“Ada 16 cabang lomba yang dilaksanakan oleh Porsadin tahun ini. Alhamdulillah, Porsadin di tahun 2024 perwakilan dari DPC FKDT Kabupaten Blora ada yang bisa sampai berlaga di tingkat nasional dan mendapatkan juara dua,” ungkap Cuk.

‎Ia berharap Porsadin tahun ini kembali melahirkan santri-santri terbaik yang mampu membawa nama Kabupaten Blora hingga tingkat nasional.

‎“Mudah-mudahan nanti ada yang dapat mewakili Jawa Tengah berlaga di tingkat nasional. Porsadin Jawa Tengah nanti akan dilaksanakan tanggal 9 Oktober di Kabupaten Tegal. Insyaallah nanti rombongan dari Blora mengirimkan cabang lomba,” terangnya.

‎Eva Monalisa Serahkan Rp20 Juta

‎Dukungan terhadap keberadaan Madrasah Diniyah juga disampaikan Anggota DPR RI Eva Monalisa.

‎Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Blora yang dinilai memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan, khususnya Madrasah Diniyah.

‎“Sinergi antara Pemkab Blora dan FKDT adalah kunci kemajuan pendidikan karakter di Blora,” kata Eva.

‎Eva juga memberikan apresiasi kepada Ketua DPC FKDT Kabupaten Blora, Ketua DPAC FKDT, serta seluruh jajaran yang selama ini berperan dalam mendukung pendidikan keagamaan.

‎Dalam kesempatan tersebut, Eva Monalisa menyerahkan dukungan berupa uang pembinaan sebesar Rp20 juta kepada FKDT Kabupaten Blora.

‎Menurut Eva, Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan potensi santri Blora sekaligus menjaga tradisi keagamaan.

‎“Saya Eva Monalisa, anggota DPR RI dari Fraksi PKB, merasa sangat bangga bisa berdiri di sini. Porsadin ini bukan hanya lomba, ini adalah bukti bahwa Blora adalah gudangnya santri berprestasi. Dari Diniyah inilah kita menjaga tradisi Ahlussunnah Wal Jamaah,” ungkapnya.

‎Eva menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan Madrasah Diniyah, termasuk dengan menyuarakan aspirasi terkait pendidikan keagamaan di tingkat nasional.

‎“Sebagai wakil rakyat saya terus berkomitmen penuh untuk terus menyuarakan aspirasi Madin di tingkat nasional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita