Klikjateng, Rembang — Perhutani KPH Mantingan terus memperkuat upaya menjaga kelestarian hutan melalui kegiatan patroli terpadu bertajuk Sobo Wono. Kegiatan ini dilakukan dengan cara trabas menggunakan motor trail guna menjangkau wilayah hutan yang sulit diakses kendaraan biasa.
Wakil Kepala KPH Mantingan, Arief Yudiarko, menyampaikan bahwa patroli dilakukan di wilayah BKPH Kebon, Demaan, dengan melibatkan jajaran internal Perhutani hingga personel lapangan.
“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hari ini kami melakukan giat trabas sambil berpatroli, atau istilahnya di kami Sobo Wono, menggunakan kendaraan motor trail di wilayah hutan BKPH Kebon, Demaan,” ujarnya. Minggu (26/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tim juga diagendakan bertemu dengan para pesanggem untuk memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan serta manfaatnya bagi kehidupan masyarakat.
“Nanti kita akan bertemu dengan pesanggem dan memberikan pengarahan mengenai pentingnya arti hutan serta manfaatnya bagi kita semua ke depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan motor trail dalam patroli dinilai efektif karena mampu menjangkau titik-titik hutan yang jarang tersentuh pengawasan.
Sejauh ini, kondisi hutan di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan aman dan tetap lestari. Arief juga mengapresiasi peran serta masyarakat sekitar hutan yang dinilai semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Hutan memiliki banyak fungsi. Pesanggem juga dapat memanfaatkan lahan dengan menanam palawija untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari masa tanam hingga panen,” tambahnya.
Kegiatan patroli ini turut melibatkan Komandan Regu Polmob beserta anggota, Asper Demaan, Mantri, serta KRPH Jukung. Tim juga akan berkoordinasi dengan petugas lain di lapangan untuk bergabung dalam patroli lanjutan menuju petak-petak hutan berikutnya.
Melalui kegiatan Sobo Wono ini, Perhutani berharap sinergi antara petugas dan masyarakat terus terjalin demi menjaga keberlanjutan hutan sebagai aset penting bagi generasi mendatang.






