Menu

Mode Gelap
Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta Blora Tawarkan Potensi Beras dan Sapi ke ID FOOD, Bidik Pasar Premium hingga Ekspor

Berita

Pemkab Grobogan Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ‎

badge-check


					Pemkab Grobogan Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ‎ Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Pemerintah Kabupaten Grobogan terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan. Program tersebut dinilai tidak hanya berkaitan dengan distribusi makanan, tetapi juga kesiapan sistem pendukung di lapangan.

‎Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi monitoring dan evaluasi pelaksanaan MBG yang digelar di Ruang Rapat Wakil Bupati Grobogan, Rabu (13/5/2026). Rapat berlangsung secara hybrid, baik tatap muka maupun daring.

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, memandu jalannya rapat yang dipimpin Wakil Bupati Grobogan H. Sugeng Prasetyo selaku Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Grobogan. Kegiatan tersebut diikuti perangkat daerah dan sejumlah pihak terkait.

‎Dalam rapat disampaikan perkembangan pelaksanaan MBG di Kabupaten Grobogan yang masih membutuhkan penguatan di berbagai aspek. Mulai dari pemenuhan standar operasional, pengelolaan lingkungan, rantai pasok, hingga koordinasi antar pihak di lapangan.

‎Wakil Bupati Sugeng Prasetyo menyampaikan bahwa MBG merupakan program jangka panjang yang harus dijaga bersama karena berkaitan dengan kualitas generasi mendatang.

‎Menurutnya, percepatan pelaksanaan program tetap harus diiringi dengan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta upaya penyempurnaan secara bertahap.

‎Sementara itu, Sekda Anang Armunanto menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus mencari solusi bersama.

‎Ia menjelaskan bahwa data pelaksanaan MBG bersifat dinamis karena berkaitan dengan cakupan wilayah, sebaran penerima manfaat, hingga kondisi sosial di masing-masing daerah. Karena itu, pelaporan yang rutin dan konsisten dinilai sangat penting.

‎Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pengelolaan sampah dan limbah di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

‎Dalam rapat tersebut, berbagai masukan turut disampaikan, mulai dari penguatan inspeksi kesehatan lingkungan, pemenuhan perizinan, pengelolaan limbah domestik, hingga pentingnya komunikasi yang baik antara pengelola dan mitra pelaksana.

‎Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama berbagai pihak terkait berkomitmen terus mendorong pelaksanaan MBG agar tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga tertib, aman, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita