Menu

Mode Gelap
Ziarah Makam R.A. Kartini, Pemkab Blora Teguhkan Semangat Emansipasi dan Kolaborasi Daerah Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik Tasyakuran Mata Air Soco, Perhutani KPH Mantingan Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Nusa Indah, Rayakan HUT ke-76 ‎

Berita

Pemkab Blora Wajibkan OPD Sertakan Produk Lokal dalam Bingkisan Lebaran

badge-check


					Pemkab Blora Wajibkan OPD Sertakan Produk Lokal dalam Bingkisan Lebaran Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, tidak hanya melalui bazar Gebyar Ramadhan, tetapi juga dengan kebijakan baru yang mewajibkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyertakan produk lokal dalam bingkisan lebaran bagi pegawai.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, saat membuka Gebyar Ramadhan di Alun-alun Blora pada Rabu sore (5/3/2025). Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Blora sekaligus memperkenalkan lebih luas produk-produk khas daerah.

“Biasanya jelang lebaran, kantor dinas atau OPD memberikan paket atau bingkisan untuk karyawannya. Nah, mumpung masih jauh-jauh hari, kami minta agar dalam setiap bingkisan itu ada produk lokal Blora,” ujar Bupati Arief.

Ia menegaskan bahwa minimal satu atau dua produk lokal harus dimasukkan dalam setiap paket bingkisan. Produk tersebut bisa berupa jajanan khas Blora yang telah memiliki kemasan menarik dan sertifikasi halal.

Bupati juga menyebutkan bahwa mekanisme pembelian produk lokal ini bisa dikoordinasikan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Blora, sehingga OPD dapat menghitung kebutuhannya dan melakukan pemesanan secara lebih terstruktur.

“Jadi tidak hanya berbagi untuk karyawan kantor saja, tapi juga ikut membantu rezeki para pelaku UMKM Kabupaten Blora. Banyak produk lokal yang enak dan layak dijadikan bingkisan lebaran,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Arief turut mengapresiasi kreativitas anak muda Blora dalam memproduksi kue kering dan makanan ringan. Ia bahkan mengaku kerap membantu mempromosikan produk-produk tersebut melalui akun media sosialnya.

“Kue-kue kering buatan anak-anak muda Blora itu juga banyak yang enak. Bisa diorder. Banyak yang saya bantu promosi di story akun Instagram saya,” pungkasnya.

Dengan kebijakan ini, diharapkan UMKM Blora semakin berkembang dan produk-produk lokal semakin dikenal luas, tidak hanya di lingkungan pemerintahan tetapi juga oleh masyarakat umum.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita