Menu

Mode Gelap
TKD 2027 Ditambah Rp42 Triliun, Ketua ADKASI Sebut Jadi Angin Segar bagi Daerah dan PPPK Geger Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD di Rembang Karnaval HUT ke-81 RI di Ngawen Meriah, Bupati Blora Ajak Warga Jaga Persatuan Gubernur Bengkulu Terhipnotis Kuliner Blora, Lontong Tahu Daun Jati dan Kopi Santen Bikin Tambah Tenaga ‎ Dinilai Paham NU Luar-Dalam, Pengurus NU se-Madura Dukung Gus Rozin Jadi Ketum PBNU ‎ Tumpengan Akbar Desa Cabak Hadirkan 218 Tumpeng, Bupati Arief Ikut Lesehan Bersama Warga

Berita

Karnaval HUT ke-81 RI di Ngawen Meriah, Bupati Blora Ajak Warga Jaga Persatuan

badge-check


					Karnaval HUT ke-81 RI di Ngawen Meriah, Bupati Blora Ajak Warga Jaga Persatuan Perbesar

Klikjateng, Blora — Suasana meriah mewarnai pawai karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Senin (24/8/2026).

‎Pawai tersebut dilepas langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman dengan didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngawen.

‎Kegiatan diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari peserta didik PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga kelompok masyarakat umum. Para peserta menampilkan beragam budaya, adat istiadat, busana, serta kreativitas yang menggambarkan semangat kemerdekaan dan keberagaman Indonesia.

‎Bupati Blora, Arief Rohman, mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Ngawen serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

‎Menurutnya, kemeriahan karnaval tidak lepas dari peran para kepala sekolah, guru, orang tua, serta masyarakat yang ikut berpartisipasi.

‎”Saya mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Ngawen, para kepala sekolah, guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pawai ini,” ujar Arief.

‎Pria yang akrab disapa Mas Arief itu menegaskan, peringatan kemerdekaan hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan tersebut harus menjadi kekuatan masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah.

‎Ia pun mengajak masyarakat Kecamatan Ngawen untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan serta mencurahkan kemampuan yang dimiliki demi kemajuan Kabupaten Blora.

‎”Sebagai warga masyarakat Kecamatan Ngawen, mari kita tetap bersatu, kompak, dan mencurahkan segala daya upaya untuk membangun Kabupaten Blora yang sama-sama kita cintai menjadi lebih baik lagi,” katanya.

‎Arief juga menilai karnaval memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar hiburan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya masyarakat, sekaligus wadah mempererat kebersamaan, mengembangkan kreativitas, dan mengenalkan potensi budaya masyarakat.

‎Sementara itu, Camat Ngawen Muhamad Zainuri mengatakan, pawai karnaval secara keseluruhan diikuti sekitar 15 peserta dari berbagai unsur pendidikan dan kelompok masyarakat.

‎”Secara keseluruhan kegiatan diikuti sekitar 15 peserta yang berasal dari unsur pendidikan dan kelompok masyarakat,” terang Zainuri.

‎Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki nilai edukasi, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda. Berbagai penampilan yang disajikan peserta dapat menjadi sarana untuk mengenalkan keragaman budaya Indonesia secara langsung.

‎Selain itu, karnaval juga menjadi sarana menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah masyarakat. Generasi muda tidak hanya diajak menikmati kemeriahan perayaan kemerdekaan, tetapi juga memahami keberagaman budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

‎”Ini juga menjadi sarana edukasi kepada generasi muda dan anak-anak mengenai aneka budaya yang ada di Indonesia. Di samping itu, kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” jelasnya.

‎Kemeriahan karnaval juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kerumunan warga yang hadir menjadi peluang bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh penghasilan tambahan.

‎Zainuri menyebut, pedagang mainan, jajanan, hingga pelaku usaha musiman memanfaatkan momentum perayaan tersebut untuk berjualan.

‎”Masyarakat juga bisa meningkatkan perekonomiannya melalui usaha-usaha kecil, baik itu pedagang mainan, jajanan dan aneka lainnya. Sepanjang perayaan, masyarakat yang memiliki usaha musiman tumpah ruah berjualan di setiap event yang diselenggarakan,” pungkasnya.

‎Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Ngawen pun tidak hanya menjadi tontonan bagi masyarakat, tetapi sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, mengenalkan budaya, menumbuhkan nasionalisme, serta menggerakkan perekonomian warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita