Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

BNPB Siap Bantu Perbaikan Rumah Korban Banjir di Blora, Stimulan Hingga Rp60 Juta

badge-check


					BNPB Siap Bantu Perbaikan Rumah Korban Banjir di Blora, Stimulan Hingga Rp60 Juta Perbesar

Klikjateng, Blora – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kesiapannya untuk membantu perbaikan rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melalui pemberian dana stimulan.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Lukmansyah, M.Tr. (Han), saat meninjau lokasi banjir di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Jumat (23/5/25). Ia hadir bersama Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, Agus Rianto.

“Untuk para korban banjir yang rumahnya rusak, tolong nanti dari BPBD Kabupaten bisa mendata dan mengajukan ke BNPB. Kami siap memberikan dana stimulan. Untuk rusak ringan bisa mendapatkan Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat Rp60 juta,” kata Lukmansyah.

Ia menjelaskan, dana stimulan tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki rumah di lokasi semula atau membantu pembangunan rumah di lokasi baru jika lokasi lama dinilai rawan bencana.

“Setelah diverifikasi, rumah bisa diperbaiki di lokasi awal atau dibangun di lokasi lain jika dipandang lebih aman. Kami akan koordinasikan dengan BBWS atau lembaga terkait untuk memastikan keamanan lokasi,” imbuhnya.

Tak hanya rumah warga, BNPB juga membuka peluang untuk membantu pembangunan infrastruktur milik pemerintah daerah yang rusak akibat banjir, seperti jalan dan jembatan.

Salah satu infrastruktur yang ditinjau adalah jalan yang longsor di ujung Jembatan Sungai Wulung, Desa Sumber, yang berada di ruas jalan kabupaten Peting – Mendenrejo. Lokasi longsoran berada di tepi sungai yang menikung, sekitar 200 meter dari Kantor Kepala Desa Sumber.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman yang turut meninjau lokasi bersama BNPB dan Anggota Komisi VIII DPR RI, Sri Wulan, menyatakan bahwa kerusakan jalan tersebut cukup memprihatinkan.

“Kalau tidak segera ditangani, longsor ini bisa memutus jalan kabupaten. Kami perkirakan butuh anggaran Rp5 miliar untuk penanganannya dan akan kami usulkan ke BNPB agar bisa dibantu,” terang Bupati Arief.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas perhatian BNPB yang datang langsung meninjau lokasi dan berharap bantuan perbaikan infrastruktur bisa segera terealisasi.

“Terima kasih kepada BNPB dan Bu Sri Wulan DPR RI atas kepeduliannya ke Blora. Semoga pasca banjir ini kita bisa segera susun langkah perbaikannya. Kami minta BPBD segera kirim surat permohonan ke BNPB,” lanjutnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Blora, banjir yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan 1.945 KK terdampak, dengan rincian 3 rumah rusak berat, 13 rumah rusak ringan. Selain itu, 10 jembatan, 3 jalan desa, 3 jalan desa rusak berat, 1 pamsimas, dan 1 cek dam juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita