Menu ✖

Mode Gelap
Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jateng Naik 28 Persen, Polres Blora Gelar Operasi Patuh Candi 2026 DWS Blora Student Championship 2026 Sukses Digelar, Danang Wicaksana Dorong Jadi Agenda Tahunan Wabup Rembang Ajak Santri Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren Sambo Blora Menggila di Porprov Jateng 2026, Borong 2 Emas, 3 Perak dan 1 Perunggu Kukuhkan Pengurus IPSM Blora 2026–2031, Bupati Arief Minta Persoalan Sosial Cepat Ditangani Bayi Usia 0–5 Bulan Dominasi Kasus Baru Stunting di Blora, Sri Setyorini Minta OPD Dievaluasi

Berita

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jateng Naik 28 Persen, Polres Blora Gelar Operasi Patuh Candi 2026

badge-check


					Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jateng Naik 28 Persen, Polres Blora Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Perbesar

Klikjateng, BLORA – Polres Blora menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2026 di halaman depan Markas Komando (Mako) Polres Blora, Senin (26/10/2026). Operasi tersebut digelar untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

‎

‎Apel dipimpin langsung Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Utama (PJU) Polres Blora, para kapolsek jajaran, serta personel dari unsur TNI, Polri, Subdenpom V/3-1, Satpol PP, dan instansi terkait.

‎

‎Dalam amanat Kapolda Jawa Tengah yang dibacakannya, AKBP Inggal Widya Perdana menyampaikan bahwa perkembangan transportasi di era digital dan modernisasi menuntut Polri untuk terus berinovasi serta meningkatkan kinerja, khususnya dalam bidang lalu lintas.

‎

‎Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah, angka kecelakaan lalu lintas selama periode Januari hingga September 2026 mengalami kenaikan sebesar 28 persen. Jumlah kecelakaan tercatat mencapai 6.935 kejadian dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

‎

‎Kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi kepolisian untuk meningkatkan upaya pencegahan, penegakan hukum, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

‎

‎”Diperlukan adanya penindakan yang tegas dan terukur terhadap pelanggar yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan guna menekan angka kecelakaan serta memberikan efek jera kepada para pelanggar,” ujar AKBP Inggal Widya Perdana saat membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah.

‎

‎Operasi Patuh Candi 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

‎

‎Melalui operasi tersebut, kepolisian berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas semakin meningkat. Selain menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, operasi ini juga bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

‎

‎Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

‎

‎Rangkaian Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2026 ditutup dengan pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung operasi, serta foto bersama.

‎

‎Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita