Menu ✖

Mode Gelap
Belajar ke Blora, Bupati Kendal Soroti Sukses Beras Sehati Tingkatkan Kesejahteraan Petani TKD Blora Dipotong Rp370 Miliar, Pemkab Dorong PPM Migas Selaras dengan Pembangunan Daerah Polres Blora Identifikasi Pria Diduga Edarkan Uang Palsu ke Pedagang Hadapi Kekeringan, DPRD Blora Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Ngawen dan Banjarejo ‎9 Pejabat Berebut Kursi Sekda Blora, Jalani Assessment Center di Mabes Polri Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi ‎

Berita

Aksi Vandalisme Terhadap Baliho Paslon di Rembang, Rumah Warga Juga Jadi Sasaran

badge-check


					Aksi Vandalisme Terhadap Baliho Paslon di Rembang, Rumah Warga Juga Jadi Sasaran Perbesar

Klikjateng, Rembang – Aksi vandalisme kembali terjadi di Rembang, kali ini dua baliho pasangan calon (Paslon) dan satu rumah warga menjadi sasaran coretan menggunakan cat semprot berwarna putih. Peristiwa tersebut terekam dalam video berdurasi 28 detik yang kini viral di media sosial.

Dalam video tersebut, baliho Paslon nomor urut 02 disemprot cat putih tepat di bagian wajah, sedangkan baliho Paslon nomor urut 01 dicoret dengan gambar berbentuk love. Tak jauh dari lokasi baliho, sebuah rumah warga juga ikut menjadi sasaran vandalisme dengan coretan bertuliskan “anti gosip loss.”

Menanggapi insiden ini, Divisi Hukum Paslon nomor urut 1, Ahmad Najieh, menyatakan kekecewaannya atas aksi perusakan tersebut. “Kami sangat menyayangkan adanya aksi vandalisme ini, terutama saat musim kampanye di mana kami berharap politik bisa berjalan damai,” ujar Najieh pada Jumat (4/10/2024).

Najieh menilai, tindakan tersebut merugikan pihaknya, terutama dalam proses kampanye. “Narasi yang ada jelas merugikan kami. Ada pihak-pihak yang ingin memperkeruh situasi Pilkada di Rembang dan menjatuhkan pasangan Vivit-Umam,” tambahnya.

Ia juga mendesak agar tindakan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. “Kalau ini adalah perusakan alat peraga kampanye (APK), kami harap pihak yang dirugikan segera melapor. Ini bisa saja bentuk playing victim untuk menarik simpati publik. Kami pun merasa dirugikan dengan adanya tuduhan tidak langsung yang mengarah ke Paslon 01,” tegas Najieh.

Najieh menghimbau para pendukung kedua Paslon agar tidak terprovokasi. “Mari kita jalani Pilkada dengan riang gembira dan menonjolkan SDM untuk Rembang Tangguh,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto, membenarkan adanya aksi vandalisme tersebut. “Kami sudah mengetahui kejadian ini dari media sosial, namun belum menerima laporan resmi. Tim kami sudah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan,” ujar Totok.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bawaslu masih menunggu laporan dari korban yang merasa dirugikan serta hasil investigasi di lapangan.

(Ra/V)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita