Menu ✖

Mode Gelap
Raih Nilai 93,44, Kudus Peringkat Kelima MCSP Tertinggi se-Jateng, Bupati Sam’ani Perkuat Pencegahan Korupsi Aktivasi IKD di Rembang Baru 2,85 Persen, Hanies Minta Kecamatan Genjot Layanan Digital Pemkab Blora Salurkan Bantuan Rp143,6 Juta untuk 59 Korban Angin Kencang di Nglandeyan dan Cepu Panen di Tengah Kemarau, Bupati Blora Dorong Pertanian Organik dan Teknologi Pembenah Tanah Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak

Berita

Pemkab Blora Salurkan Bantuan Rp143,6 Juta untuk 59 Korban Angin Kencang di Nglandeyan dan Cepu

badge-check


					Pemkab Blora Salurkan Bantuan Rp143,6 Juta untuk 59 Korban Angin Kencang di Nglandeyan dan Cepu Perbesar

Klikjateng, BLORA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyalurkan bantuan senilai Rp143,6 juta kepada 59 warga terdampak bencana angin kencang di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, serta sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Cepu. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.

‎

‎Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora, H. Sutaat, Selasa (3/11/2026).

‎

‎Dari total bantuan yang disalurkan, sebanyak 10 warga Desa Nglandeyan menerima bantuan dengan nilai keseluruhan Rp35,5 juta. Sementara itu, 49 warga terdampak di Kecamatan Cepu memperoleh bantuan sebesar Rp108,1 juta.

‎

‎Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, khususnya pada bagian atap akibat diterjang angin kencang.

‎

‎Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan semata-mata dilihat dari besaran nominalnya. Lebih dari itu, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.

‎

‎Menurutnya, bencana bisa datang sewaktu-waktu dan tidak pernah diharapkan. Karena itu, pemerintah berupaya hadir untuk membantu meringankan beban warga terdampak agar dapat segera memperbaiki rumah dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.

‎

‎Penanganan dampak bencana tersebut juga melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Baznas Kabupaten Blora.

‎

‎Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan warga terdampak. Keterlibatan Baznas juga menunjukkan bahwa upaya membantu korban bencana tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi turut didukung melalui dana zakat.

‎

‎Di sisi lain, kejadian angin kencang tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki periode cuaca ekstrem.

‎

‎Warga diimbau menjaga lingkungan sekitar serta meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana serupa.

‎

‎Pemkab Blora berharap bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima, terutama untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak akibat angin kencang, sehingga warga dapat kembali menempati hunian yang aman dan layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita