Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎ Bus Sekolah Gratis Blora Resmi Diluncurkan, Layani Koridor Blora–Kunduran

Berita

Pendapatan RSUD Cepu Lampaui Target pada 2025, Tren BPJS Diproyeksikan Dominan pada 2026 ‎

badge-check


					Pendapatan RSUD Cepu Lampaui Target pada 2025, Tren BPJS Diproyeksikan Dominan pada 2026 ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora – Pendapatan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, masih didominasi oleh pembayaran dari BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut diproyeksikan berlanjut sepanjang 2026, seiring pelayanan pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disebut berjalan lancar.

‎

‎Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, mengatakan pelayanan pasien BPJS Kesehatan sejauh ini tidak mengalami kendala berarti. Proses pengajuan klaim kepada BPJS Kesehatan juga berjalan lancar.

‎

‎”Pelayanan BPJS sejauh ini tidak mengalami kendala, termasuk proses pengajuan klaim yang juga berjalan lancar,” ujar Wilys, Senin (26/10/2026).

‎

‎Ia menjelaskan, BPJS Kesehatan menjadi salah satu sumber utama pendapatan rumah sakit. Kondisi tersebut telah terlihat pada 2024 dan masih berlanjut pada 2025.

‎

‎Bahkan, pada 2025, realisasi pendapatan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu tercatat mencapai 108,5 persen dari target yang ditetapkan.

‎

‎Capaian tersebut menunjukkan realisasi pendapatan rumah sakit melampaui target tahunan. Sementara itu, untuk 2026, pendapatan dari pelayanan pasien BPJS Kesehatan diproyeksikan tetap menjadi kontributor dominan.

‎

‎Meski demikian, terkait perkembangan jumlah pasien BPJS Kesehatan yang berobat selama 2026, belum terdapat data angka pembanding yang disampaikan. Karena itu, perubahan jumlah kunjungan pasien dibandingkan tahun sebelumnya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

‎

‎Kelancaran pelayanan dan proses klaim BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung operasional rumah sakit, sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Cepu dan sekitarnya.

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita