Klikjateng, Blora – Pendapatan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, masih didominasi oleh pembayaran dari BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut diproyeksikan berlanjut sepanjang 2026, seiring pelayanan pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disebut berjalan lancar.
Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, mengatakan pelayanan pasien BPJS Kesehatan sejauh ini tidak mengalami kendala berarti. Proses pengajuan klaim kepada BPJS Kesehatan juga berjalan lancar.
”Pelayanan BPJS sejauh ini tidak mengalami kendala, termasuk proses pengajuan klaim yang juga berjalan lancar,” ujar Wilys, Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, BPJS Kesehatan menjadi salah satu sumber utama pendapatan rumah sakit. Kondisi tersebut telah terlihat pada 2024 dan masih berlanjut pada 2025.
Bahkan, pada 2025, realisasi pendapatan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu tercatat mencapai 108,5 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian tersebut menunjukkan realisasi pendapatan rumah sakit melampaui target tahunan. Sementara itu, untuk 2026, pendapatan dari pelayanan pasien BPJS Kesehatan diproyeksikan tetap menjadi kontributor dominan.
Meski demikian, terkait perkembangan jumlah pasien BPJS Kesehatan yang berobat selama 2026, belum terdapat data angka pembanding yang disampaikan. Karena itu, perubahan jumlah kunjungan pasien dibandingkan tahun sebelumnya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Kelancaran pelayanan dan proses klaim BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung operasional rumah sakit, sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Cepu dan sekitarnya.






