Menu

Mode Gelap
Polsek Todanan Ungkap Komplotan Curanmor Lintas Daerah, Dua Pelaku Diamankan ‎ Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon Gelar Mural Competition Libatkan Pelajar SMP dan SMA Sekda Grobogan Tekankan Evaluasi dan Kolaborasi untuk Percepat Penurunan Stunting ‎ Kapolda Jateng Cup 2026 Hadirkan Festival E-Sport, Cosplay, Kuliner hingga Layanan Kesehatan Gratis Pemkab Rembang Percepat Pengalihan Jalur Angkutan Tambang di Kecamatan Sale ‎ Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blora Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu

Berita

Kecelakaan Maut di Jalan Raya Batangan: Enam Orang Tewas, Truk dan Bus Terlibat

badge-check


					Kecelakaan Maut di Jalan Raya Batangan: Enam Orang Tewas, Truk dan Bus Terlibat Perbesar

Klikjateng, Pati – Sebuah kecelakaan maut melibatkan bus dan dua truk terjadi di Jalan Raya Batangan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, pada Senin (23/9/2024) dini hari. Insiden tragis ini menewaskan enam orang di lokasi kejadian.

Yogi, salah satu sopir truk yang terlibat, selamat dari kecelakaan tersebut. Saat ditemui di lokasi, Yogi tengah membersihkan sisa-sisa puing kecelakaan yang terjadi pada pukul 02.30 WIB. Ia menceritakan bahwa saat kejadian, ia sedang mengemudikan truk tronton yang memuat kertas tisu. Truknya terguling setelah ditabrak oleh bus yang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Truk saya ditabrak bus yang berada di belakang. Saat itu ada dua bus yang saling berkejaran dari arah Surabaya menuju Jepara. Bus PO Surya Bali yang di belakang tiba-tiba oleng dan menghantam truk saya,” ujar Yogi.

Akibat tabrakan tersebut, truk yang dikemudikan Yogi terguling di pinggir jalan, menyebabkan muatan kertas tisu berhamburan di sekitar lokasi. Setelah menabrak truk Yogi, bus trayek Denpasar-Jepara itu juga menabrak truk kontainer lain yang melaju di belakangnya.

Polisi menduga sopir bus mengantuk, yang menyebabkan bus melaju zig-zag sebelum menabrak dua truk. Kombes Sonny Irawan, Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan sementara dari saksi-saksi menguatkan dugaan ini.

“Bus terlihat melaju zig-zag, kemungkinan besar sopir mengantuk sebelum akhirnya kehilangan kendali. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Sonny.

Sonny juga mengimbau kepada para pengendara untuk beristirahat di tempat yang aman jika merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan, demi menghindari kecelakaan fatal seperti ini.

Kecelakaan tersebut menewaskan enam orang dan menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan yang terlibat. Polisi hingga saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa lebih lanjut penyebab kecelakaan yang tragis ini.

(Ag/V)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita