Klikjateng, Blora — Tim Satgas Pangan Mabes Polri bersama Kementerian Pertanian RI, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, Dinas Pertanian, serta jajaran kepolisian melakukan pengecekan stok jagung di sejumlah gudang di Kabupaten Blora, Rabu (30/9/2026).
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan jagung sekaligus mengantisipasi potensi penimbunan yang dapat mengganggu kelancaran distribusi komoditas pangan.
Dalam kegiatan tersebut, tim mendatangi tiga gudang, yakni UD Sumber Tani di Desa Tempel, CV Tani Jaya di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, serta PT Angkasa di Desa Kamolan, Kabupaten Blora.
Di UD Sumber Tani, tim menemukan stok jagung sekitar 800 ton dari kapasitas gudang yang mencapai 2.000 ton.
Sementara di CV Tani Jaya, stok jagung yang tersedia sekitar 1.000 ton dengan kapasitas gudang mencapai 3.000 ton.
Sedangkan di PT Angkasa, terdapat sekitar 900 ton stok fit dan 1.400 ton stok food. Gudang tersebut memiliki kapasitas penyimpanan hingga 6.000 ton.
Dari hasil pengecekan langsung, tim tidak menemukan adanya indikasi penimbunan jagung di tiga lokasi tersebut.
Kondisi stok juga dinilai masih aman mengingat Kabupaten Blora saat ini memasuki musim panen jagung. Kondisi tersebut membuat pasokan jagung dari petani masih relatif tersedia.
Selain mengecek jumlah stok, tim juga menggali informasi dari pengelola gudang mengenai sumber pembelian jagung, proses pengeringan hingga tujuan distribusi komoditas tersebut.
Pemantauan ini menjadi bagian dari pengawasan bersama lintas instansi untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan tetap terjaga serta distribusinya berjalan secara lancar.
Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana, melalui jajaran Satgas Pangan Polres Blora memastikan pihaknya mendukung penuh kegiatan pengawasan pangan bersama instansi terkait.
”Jajaran kepolisian mendukung kegiatan pengawasan bersama untuk memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap berjalan dengan baik,” ujar jajaran Satgas Pangan Polres Blora.
Kegiatan pengecekan stok jagung tersebut selesai sekitar pukul 12.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.






