Menu

Mode Gelap
Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta Blora Tawarkan Potensi Beras dan Sapi ke ID FOOD, Bidik Pasar Premium hingga Ekspor

Berita

UIN Malang Tawarkan Beasiswa Santri Blora, Pesantren Siap Didampingi dari Bangunan hingga Cegah Bullying

badge-check


					UIN Malang Tawarkan Beasiswa Santri Blora, Pesantren Siap Didampingi dari Bangunan hingga Cegah Bullying Perbesar

Klikjateng, Blora – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyatakan kesiapannya membantu pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Blora. Salah satunya melalui pendampingan terhadap madrasah dan pondok pesantren di wilayah Blora.

‎Komitmen tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. M. Abdul Hamid, usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan rencana kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora, Kamis (10/9/2026).

‎Penandatanganan berlangsung di Ruang Tamu VIP Kantor Bupati Blora. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abdul Hamid mengatakan kerja sama dengan Pemkab Blora tidak hanya diarahkan pada bidang pendidikan, tetapi juga kesehatan, pembangunan fisik hingga pemberian beasiswa.

‎”Perguruan tinggi kami memiliki sembilan fakultas dan satu sekolah pascasarjana dengan 56 program studi. Jumlah mahasiswa sekitar 24 ribu orang. Dari Blora ada 52 mahasiswa, sedangkan mahasiswa asing sekitar 400 orang dari 44 negara,” kata Abdul Hamid.

‎Ia menjelaskan, sesuai visi dan misi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama, UIN Malang memiliki tugas untuk turut melakukan pemberdayaan madrasah dan pondok pesantren.

‎Menurutnya, UIN Malang memiliki sumber daya akademik yang dapat dilibatkan untuk mendampingi pesantren dan madrasah di Blora.

‎Pendampingan bahkan dapat mencakup aspek pembangunan fisik. Hal itu didukung keberadaan Fakultas Teknik Sipil yang dapat membantu melakukan pendampingan terkait kondisi bangunan pesantren maupun madrasah.

‎”Setelah adanya kasus robohnya gedung pondok pesantren di Jawa Timur, kami juga ditugaskan untuk memberikan pendampingan kepada pondok pesantren dan madrasah,” jelasnya.

‎Tidak hanya persoalan bangunan, UIN Malang juga siap membantu dalam bidang kesehatan, pendidikan, penataan lingkungan pesantren hingga pencegahan perundungan atau bullying.

‎Abdul Hamid mengatakan lingkungan pesantren juga perlu mendapatkan perhatian dari sisi kesehatan dan psikologi.

‎”Terkadang ada pesantren yang terlihat kumuh. Kami bisa mengambil peran membantu bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat maupun Kedokteran. Dari Fakultas Psikologi juga bisa membantu mencegah bullying di pesantren,” ujarnya.

‎Tawarkan Beasiswa untuk Santri Blora

‎Dalam kerja sama tersebut, UIN Malang juga menawarkan program beasiswa bagi santri dan santriwati asal Blora yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an maupun kitab kuning.

‎”Beasiswa tidak hanya untuk penghafal Al-Qur’an, tetapi juga ada beasiswa kuliah untuk santri yang hafal kitab kuning,” katanya.

‎Selain itu, UIN Malang membuka peluang kerja sama pendidikan bagi guru sekolah maupun guru pondok pesantren melalui program pascasarjana.

‎Program tersebut memungkinkan para guru mengikuti perkuliahan secara hybrid sehingga tidak harus datang langsung ke Malang sepanjang mengikuti ketentuan program yang berlaku.

‎”Kami juga di pascasarjana membuka kelas kerja sama untuk para guru sekolah dan guru pondok pesantren. Tidak harus ke Malang, bisa kuliah secara hybrid,” terang Abdul Hamid.

‎Ia berharap kerja sama yang telah disepakati bersama Pemkab Blora segera ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret.

‎Abdul Hamid bahkan mengundang Bupati Blora beserta jajaran untuk datang ke Malang pada bulan berikutnya guna membahas lebih lanjut program kerja sama tersebut.

‎”Bulan depan kami tunggu kedatangannya ke Malang. Sebuah kehormatan bagi kami jika Pak Bupati dan jajaran dapat hadir ke Malang untuk mematangkan kerja sama ini. Semoga ini menjadi titik awal pembangunan kerja sama yang baik agar dapat segera terealisasi,” pungkasnya.

‎Kedatangan rombongan UIN Malang ke Blora turut didampingi Dr. Nur Fadhilah, Dosen Fakultas Syariah; Khafidhun Annas, Dosen Fakultas Humaniora; serta Fathul Qorib, Katim Kerja Sama UIN Malang.

‎Bupati Blora Sambut Positif

‎Sementara itu, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman menyambut baik tawaran program kerja sama yang disampaikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

‎Menurut Arief, pendampingan terhadap madrasah dan pondok pesantren sejalan dengan upaya Pemkab Blora meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

‎”Terima kasih Pak Wakil Rektor atas penyampaian programnya. Tentunya ini tawaran yang bagus untuk mengawal peningkatan pembangunan pendidikan di pesantren dan madrasah di Kabupaten Blora,” kata Arief.

‎Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Blora.

‎Karena itu, Pemkab Blora akan meminta organisasi perangkat daerah terkait untuk segera menyusun langkah konkret dan memetakan program yang dapat ditindaklanjuti bersama UIN Malang.

‎”Pembangunan SDM memang menjadi salah satu prioritas pemerintahan kami. Semoga UIN Malang bisa ikut bersinergi membantu Blora. Kami akan minta dinas teknis untuk menyusun langkah konkret agar program-program yang disampaikan bisa dipetakan tindak lanjutnya,” ujarnya.

‎Turut hadir dalam penandatanganan MoU tersebut Pj Sekda Blora, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Inspektur Daerah, Kepala Bapperida, Kepala BPPKAD, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan serta jajaran terkait.

‎Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk mempertajam bentuk kerja sama dan menentukan langkah tindak lanjut antara Pemkab Blora dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita