Menu

Mode Gelap
Optimasi Lahan Didorong, Dintanpan Rembang Targetkan Luas Tanam Padi 55.000 Hektare ‎ Polda Jabar Benarkan Laporan Dugaan TPKS yang Seret Wabup Sumedang, Ini Kronologinya DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Gagal Media Peduli Salurkan 35 Tangki Air Bersih dan 100 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan di Blora Polda Jateng Musnahkan 58 Paket Sabu Seberat 17,38 Gram dari Dua Perkara Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Kabupaten Semarang, 51 Paket Diamankan ‎

Berita

PMD Blora dan Kodim Bersinergi Bangun Infrastruktur Desa Lewat KBM ‎

badge-check


					PMD Blora dan Kodim Bersinergi Bangun Infrastruktur Desa Lewat KBM ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora terus memperkuat sinergi dengan Kodim 0721/Blora melalui program Karya Bakti Mandiri (KBM) dan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

‎Sekretaris Dinas PMD Blora, Suwiji, mengatakan pada 2026 sejumlah program pembangunan bersama Kodim telah dilaksanakan. Selain TMMD, pihaknya juga memiliki program KBM yang bersumber dari APBD Kabupaten Blora.

‎“Tahun ini, selain ada TMMD sebanyak empat tahap, kami sudah mengerjakan tahap satu sampai tahap tiga. Nanti, pada bulan Oktober, akan kita laksanakan bersama Kodim 0721 Blora TMMD Sengkuyung di Desa Pelem, Kecamatan Jati,” ujar Suwiji. Rabu (26/8/2026).

‎Selain TMMD, PMD Blora juga melaksanakan empat kegiatan Karya Bakti Mandiri yang bersumber dari APBD murni 2026.

‎Empat lokasi tersebut yakni Desa Wadu, Kecamatan Kedungtuban; Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan; Desa Banjarejo; serta Desa Buloh, Kecamatan Kunduran.

‎Suwiji menjelaskan, pada anggaran perubahan pihaknya kembali mendapatkan tambahan anggaran untuk pelaksanaan Karya Bakti Mandiri di sejumlah desa.

‎“Rencana di perubahan ini kami juga mendapat tambahan anggaran untuk Karya Bakti Mandiri di Desa buluroto Kecamatan Banjarejo, kemudian juga di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan,” jelasnya.

‎Menurutnya, besaran anggaran setiap kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lokasi pembangunan.

‎Untuk kegiatan di Buluroto, misalnya, PMD Blora merencanakan anggaran sekitar Rp650 juta.

‎Sementara itu, Karya Bakti Mandiri di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, dialokasikan sekitar Rp415 juta.

‎“Nilainya bervariasi, sesuai tingkat kebutuhan yang ada di lokasi. Misalkan di Buluroto itu rencana kami anggarkan sekitar Rp650 juta. Kemudian yang di Tamanrejo rencana Rp415 juta,” ungkapnya.

‎Untuk pekerjaan di Tamanrejo, pembangunan akan mencakup jalan dengan lebar sekitar 3 meter dan panjang kurang lebih 350 meter.

‎Selain pembangunan badan jalan, pekerjaan juga meliputi pembuatan gorong-gorong, makadam, serta talud jalan.

‎Suwiji berharap program Karya Bakti Mandiri yang dilaksanakan bersama Kodim dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses dan infrastruktur di wilayah pedesaan.

‎Program tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan desa melalui semangat gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita