Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Bupati Blora Terima 100 Mahasiswa KKN UNY 2026, Tantang Tinggalkan Karya Nyata yang Berkelanjutan ‎

badge-check


					Bupati Blora Terima 100 Mahasiswa KKN UNY 2026, Tantang Tinggalkan Karya Nyata yang Berkelanjutan ‎ Perbesar

Klikjateng Blora – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menerima 100 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun 2026 dalam acara penerimaan yang digelar di Kantor Bapperida Kabupaten Blora, Selasa (21/7/2026).

‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Putro, jajaran pimpinan UNY, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa lokasi KKN, serta 100 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di sejumlah desa di Kabupaten Blora.

‎Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN. Ia menyebut kehadiran mahasiswa merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara UNY dan Pemerintah Kabupaten Blora.

‎”Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, saya ucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN UNY. Kehadiran adik-adik merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bagian dari semakin eratnya kolaborasi antara UNY dan Pemerintah Kabupaten Blora,” ujarnya.

‎Bupati juga mengungkapkan bahwa kerja sama antara Pemkab Blora dan UNY saat ini terus berkembang, salah satunya melalui proses pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNY di Blora. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blora.

‎Menurutnya, tema KKN UNY tahun ini, “Kampus Berdampak: Mahasiswa Mengabdi Menuju Masyarakat Sehat dan Sejahtera yang Unggul, Kreatif, dan Inovatif Berkelanjutan,” sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Blora.

‎Ia berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam berbagai program strategis daerah, seperti peningkatan kualitas pendidikan, percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, peningkatan layanan kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi desa.

‎Dalam suasana yang penuh keakraban, Bupati juga melontarkan candaan terkait lokasi penempatan mahasiswa KKN yang dinilai berada di desa-desa yang relatif dekat dengan pusat kota.

‎”Saya mau tanya, mengapa penempatan lokasi KKN-nya enak-enak, ya? Dekat kota semua ini. Padahal Kabupaten Blora punya 271 desa yang tersebar, bahkan masih ada desa-desa di tengah hutan. Kenapa ini? Request dari kampus atau adik-adik mahasiswa?” katanya yang disambut gelak tawa peserta.

‎Meski disampaikan dengan nada bercanda, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Blora masih menghadapi tantangan besar dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Karena itu, ia berharap mahasiswa KKN dapat membantu pemerintah melalui berbagai program pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.

‎Lebih lanjut, Bupati memberikan tantangan kepada mahasiswa agar pelaksanaan KKN tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar laporan akhir.

‎”Saya ingin ada minimal output, karya nyata, yang berdampak dan berkelanjutan untuk masyarakat. Bukan program atau karya yang berakhir saat adik-adik selesai KKN. Nanti sebelum penarikan, buat pameran hasil. Jangan hanya meninggalkan laporan kegiatan, tetapi tinggalkan pula jejak pengabdian yang dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

‎Ia juga mengajak seluruh mahasiswa menjadikan KKN sebagai sarana belajar langsung dari masyarakat dengan menjunjung tinggi etika, menghormati budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik bersama pemerintah desa dan warga.

‎”Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai pengalaman berharga untuk belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan takut KKN di tengah hutan ya, adik-adik!” pesannya.

‎Di akhir sambutannya, Bupati berharap pelaksanaan KKN UNY Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, mahasiswa, Universitas Negeri Yogyakarta, maupun Pemerintah Kabupaten Blora.

‎Ia juga memberikan masukan kepada UNY, perguruan tinggi lainnya, dan Bapperida Kabupaten Blora agar pemetaan lokasi KKN ke depan dapat menjangkau lebih banyak desa yang membutuhkan pendampingan sehingga manfaat pengabdian mahasiswa semakin luas dirasakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita