Klikjateng Blora – Kebakaran melanda rumah dan kandang milik warga Desa Sembongin, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jumat (26/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp7 juta.
Rumah dan kandang yang terbakar diketahui milik Sutrisno (71). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke bangunan berbahan kayu jati dan kandang yang berisi jerami.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Suwartini (36), tetangga korban. Ia terbangun setelah mendengar suara genting pecah dan bunyi letupan dari arah belakang rumahnya.
Saat keluar untuk memeriksa, Suwartini mendapati kobaran api telah membesar dan membakar rumah serta kandang milik Sutrisno. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan warga.
”Teriakan kebakaran membuat warga berdatangan dan bersama-sama berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya,” ujar salah satu warga.
Dalam upaya penyelamatan, warga berhasil mengevakuasi dua ekor sapi dan dua ekor kambing milik korban. Sejumlah barang yang masih dapat dijangkau juga berhasil diselamatkan sebelum api semakin membesar.
Perangkat Desa Sembongin, Rosikin (61), segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Satu unit mobil pemadam dari Kecamatan Ngawen tiba terlebih dahulu di lokasi. Namun karena besarnya kobaran api, petugas meminta bantuan tambahan dua unit mobil pemadam dari Kabupaten Blora.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lainnya.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasi Humas AKP Midiyono mengatakan, personel Polsek Banjarejo langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat.
”Begitu menerima laporan, Kapolsek Banjarejo AKP Gembong Widow bersama anggota langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata AKP Midiyono.
Menurutnya, kerugian material meliputi rumah kayu jati, kandang ternak, serta sejumlah ikatan jerami yang terbakar.
Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa sisa kayu dan jerami yang hangus terbakar. Peristiwa tersebut juga telah dibuatkan laporan polisi di SPKT Polsek Banjarejo untuk proses lebih lanjut.
AKP Midiyono mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di musim kemarau yang disertai angin kencang.
”Api kecil bisa dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya. Jika membakar sampah, pastikan jauh dari rumah maupun kandang serta jangan ditinggalkan sebelum benar-benar padam,” pesannya.
Hingga Jumat pagi, kondisi di lokasi kejadian telah kondusif. Warga setempat bergotong royong membantu korban membersihkan puing-puing kebakaran dan menata kembali barang-barang yang masih tersisa.






