Menu

Mode Gelap
Ketua TP PKK Bojonegoro Tinjau Program Gayatri dan Penanganan Stunting di Wonocolo Pemkab Pati Kawal Penanganan Rob Tunggulsari, Perbaikan Tanggul Jadi Prioritas Bupati Harno Siap Mediasi Keluhan Pekerja PT PWI Rembang, Soroti Aturan SIM-STNK dan Keterbatasan Parkir Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon Santuni Anak Yatim dan Gelar Bhakti Religi di Masjid Al Gomamah ‎Ditinjau Bupati Arief Rohman, Masjid di Blora Ini Dibanjiri Donasi dari Pakistan hingga Jepang ‎ 191 ASN Blora Resmi Diambil Sumpah, Bupati Arief Rohman Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Berita

‎Ditinjau Bupati Arief Rohman, Masjid di Blora Ini Dibanjiri Donasi dari Pakistan hingga Jepang ‎

badge-check


					‎Ditinjau Bupati Arief Rohman, Masjid di Blora Ini Dibanjiri Donasi dari Pakistan hingga Jepang ‎ Perbesar

Klikjateng Blora – Pembangunan Masjid Al-Hikmah di Dukuh Sambong, Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, mendapat perhatian luas hingga mancanegara. Masjid yang sempat mangkrak selama bertahun-tahun itu kini terus dikebut penyelesaiannya berkat dukungan donasi dari berbagai daerah bahkan luar negeri, seperti Pakistan, Tiongkok, dan Jepang.

‎Perkembangan pembangunan masjid tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Blora, Camat Jiken, Ketua Baznas Kabupaten Blora, serta perwakilan BUMD Kabupaten Blora, Rabu (24/6/2026).

‎Dalam kunjungannya, Bupati Arief Rohman mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Dukuh Sambong yang terus berupaya mewujudkan tempat ibadah yang lebih layak bagi warga.

‎“Saya sangat mengapresiasi semangat warga untuk bergotong royong membangun masjid ini. Sangat luar biasa. Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat, masjid yang selama ini diidam-idamkan warga Dukuh Sambong akan segera selesai dan menjadi lebih bagus. Semoga ke depan warga dapat beribadah dengan nyaman dan masjid ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Arief.

‎Sebagai bentuk dukungan percepatan pembangunan, Bupati menyerahkan bantuan sebesar Rp20,5 juta yang berasal dari Baznas Kabupaten Blora, BUMD PT BPH, serta sejumlah kolega. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menutup kekurangan anggaran sehingga pembangunan masjid dapat segera rampung.

‎Masjid Al-Hikmah dibangun untuk menggantikan bangunan masjid lama yang telah digunakan masyarakat selama kurang lebih 35 tahun. Kondisi bangunan sebelumnya dinilai sudah tidak memadai karena masih menggunakan struktur kayu dengan lantai tegel sederhana.

‎Keberadaan masjid baru ini nantinya akan melayani kebutuhan ibadah sekitar 95 kepala keluarga atau lebih dari 200 warga Dukuh Sambong.

‎Tokoh pemuda Dukuh Sambong, Gito, mengungkapkan bahwa pembangunan masjid sempat terhenti selama sekitar lima tahun akibat keterbatasan dana. Bersama rekannya, Parjo, ia kemudian menginisiasi penggalangan dana melalui media sosial pada awal tahun 2026.

‎Hasilnya di luar dugaan. Dalam waktu kurang dari enam minggu, donasi yang terkumpul mencapai sekitar Rp140 juta.

‎“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat baik. Banyak perantau asal Blora di berbagai kota, tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri, bahkan donatur dari Pakistan, Tiongkok, dan Jepang turut berpartisipasi membantu pembangunan Masjid Al-Hikmah,” ungkap Gito.

‎Ia menambahkan, selain bantuan dari para donatur, terdapat pula dukungan dari sektor swasta. Salah satunya PT MARKS Indonesia dari Jakarta yang mengirimkan perwakilan untuk mengerjakan bagian interior masjid secara gratis.

‎Sementara itu, Parjo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan Masjid Al-Hikmah.

‎“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu pembangunan Masjid Al-Hikmah. Terutama kepada Bapak Bupati Blora beserta jajarannya yang telah memberikan perhatian kepada kami, sehingga pembangunan masjid ini dapat segera diselesaikan,” katanya.

‎Ia juga mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Kecamatan Jiken yang turut memberikan bantuan berupa Al-Qur’an untuk menunjang kegiatan keagamaan masyarakat.

‎Parjo menjelaskan, setelah pembangunan masjid baru selesai, bangunan masjid lama akan dimanfaatkan sebagai tempat pendidikan agama dan kegiatan mengaji bagi anak-anak di lingkungan Dukuh Sambong.

‎Pembangunan Masjid Al-Hikmah menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat. Dukungan yang mengalir dari berbagai daerah hingga luar negeri menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh kuat dalam membantu terwujudnya sarana ibadah yang layak bagi masyarakat pedesaan.

‎Dengan dukungan berbagai pihak, warga berharap pembangunan Masjid Al-Hikmah dapat segera selesai dan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita