Menu

Mode Gelap
Ketua TP PKK Bojonegoro Tinjau Program Gayatri dan Penanganan Stunting di Wonocolo Pemkab Pati Kawal Penanganan Rob Tunggulsari, Perbaikan Tanggul Jadi Prioritas Bupati Harno Siap Mediasi Keluhan Pekerja PT PWI Rembang, Soroti Aturan SIM-STNK dan Keterbatasan Parkir Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon Santuni Anak Yatim dan Gelar Bhakti Religi di Masjid Al Gomamah ‎Ditinjau Bupati Arief Rohman, Masjid di Blora Ini Dibanjiri Donasi dari Pakistan hingga Jepang ‎ 191 ASN Blora Resmi Diambil Sumpah, Bupati Arief Rohman Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Berita

Bupati Blora Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Dorong Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

badge-check


					Bupati Blora Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Dorong Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik Perbesar

Klikjateng Blora – Bupati Blora Arief Rohman melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora, Rabu (24/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan tata kelola pemerintahan, serta mendorong pelayanan publik yang lebih berkualitas.

‎Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora itu dihadiri Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, Ketua DPRD Blora Mustopa, Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Blora.

‎Empat pejabat yang dilantik yakni Nidzamudin Al Hudda sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Puji Ariyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan, Widodo sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Agus Listiyono sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Blora.

‎Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil akhir dari rangkaian seleksi terbuka yang telah dilaksanakan sejak April 2026. Seluruh proses seleksi dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip sistem merit.

‎”Seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan dengan mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, integritas, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi,” kata Arief.

‎Menurutnya, jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

‎”Jabatan yang saudara emban hari ini bukanlah sekadar simbol kedudukan ataupun penghargaan semata, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar,” ujarnya.

‎Khusus kepada Kepala DPUPR yang baru, Nidzamudin Al Hudda, Bupati meminta agar pembangunan infrastruktur daerah tetap menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya menjaga kemantapan jalan dan jembatan, meningkatkan pengelolaan sumber daya air, serta memastikan penataan ruang berjalan tertib dan berkelanjutan.

‎”Infrastruktur merupakan program prioritas. Tolong untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, karena harapan masyarakat sangat luar biasa,” tegasnya.

‎Sementara itu, kepada Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan, Puji Ariyanto, Bupati meminta agar mampu mewujudkan kawasan permukiman yang layak huni, sehat, dan berkualitas. Di sektor perhubungan, pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan melalui penyediaan sarana dan prasarana transportasi yang aman dan tertib.

‎Untuk Kepala Pelaksana BPBD Widodo, Arief menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Menurutnya, koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif.

‎Sedangkan kepada Sekretaris DPRD Agus Listiyono, Bupati berharap mampu memberikan dukungan administratif, keuangan, dan fasilitasi yang optimal kepada DPRD Kabupaten Blora, sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif.

‎Arief menegaskan bahwa pejabat pimpinan tinggi pratama memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan program pembangunan daerah. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta menjadi pemimpin yang mampu memberikan teladan, membangun budaya kerja positif, menghadirkan inovasi, serta memperkuat kolaborasi di lingkungan kerja masing-masing.

‎”Jangan terjebak pada pola kerja rutinitas semata, tetapi hadirkan terobosan dan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

‎Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Blora untuk terus menjunjung tinggi integritas, disiplin, profesionalitas, dan etika dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari komitmen mewujudkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

‎Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta menghadirkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita