Menu

Mode Gelap
Ketua TP PKK Bojonegoro Tinjau Program Gayatri dan Penanganan Stunting di Wonocolo Pemkab Pati Kawal Penanganan Rob Tunggulsari, Perbaikan Tanggul Jadi Prioritas Bupati Harno Siap Mediasi Keluhan Pekerja PT PWI Rembang, Soroti Aturan SIM-STNK dan Keterbatasan Parkir Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon Santuni Anak Yatim dan Gelar Bhakti Religi di Masjid Al Gomamah ‎Ditinjau Bupati Arief Rohman, Masjid di Blora Ini Dibanjiri Donasi dari Pakistan hingga Jepang ‎ 191 ASN Blora Resmi Diambil Sumpah, Bupati Arief Rohman Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Berita

Pemkab Blora Belajar Tata Kelola PDAM ke Boyolali, Bidik Peningkatan Pelayanan dan PAD

badge-check


					Pemkab Blora Belajar Tata Kelola PDAM ke Boyolali, Bidik Peningkatan Pelayanan dan PAD Perbesar

Klikjateng Boyolali – Pemerintah Kabupaten Blora melakukan studi tiru pengelolaan perusahaan umum daerah air minum ke Perumda Air Minum Tirta Ampera Kabupaten Boyolali, Selasa (23/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora agar semakin profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎Rombongan Pemkab Blora dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, dan diterima oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, Wakil Bupati Boyolali, serta jajaran manajemen Perumda Air Minum Tirta Ampera di Kantor Bupati Boyolali.

‎Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, mengatakan bahwa studi tiru tersebut merupakan bagian dari upaya pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan daerah air minum di Kabupaten Blora.

‎”Tujuan kami studi tiru karena kami merasa bahwa PDAM Blora harus terus belajar. Kemarin kami belajar pengolahan air dari Jombang, dan kali ini kami belajar pengelolaan perusahaan dari Boyolali,” ujarnya.

‎Menurutnya, Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali dipilih sebagai lokasi studi karena dinilai berhasil membangun perusahaan daerah yang sehat, inovatif, dan efisien. Berbagai prestasi yang diraih, termasuk inovasi pelayanan berbasis digital, menjadi referensi penting bagi pengembangan PDAM di Blora.

‎Selain aspek teknis pengelolaan air minum, rombongan Pemkab Blora juga mempelajari sistem manajemen perusahaan, tata kelola operasional, pengelolaan keuangan, hingga strategi peningkatan kontribusi terhadap PAD.

‎”Kami ingin belajar bagaimana PDAM Boyolali bisa menjadi perusahaan yang handal dan pada akhirnya mampu memberikan PAD bagi daerah,” tambahnya.

‎Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap dapat memperkuat sinergi antardaerah dalam pengembangan badan usaha milik daerah.

‎”Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati Blora beserta rombongan yang telah datang ke Boyolali untuk studi tiru pengelolaan BUMD Tirta Ampera,” katanya.

‎Ia menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kepada masyarakat menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mendorong kinerja perusahaan daerah. Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan layanan dasar yang harus terus ditingkatkan kualitas dan jangkauannya.

‎”Kami mendorong Tirta Ampera untuk terus berpikir dan berinovasi agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Agus menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali adalah pengembangan layanan berbasis digital yang didukung penguatan sumber daya manusia dan tata kelola perusahaan yang baik.

‎Direktur Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali, Iwan Marwanto, menambahkan bahwa kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan. Menurutnya, pelayanan yang baik akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan.

‎”Kalau warga sudah mendapatkan kepuasan dari pelayanan, insyaallah untuk PAD dan yang lainnya akan mengikuti,” ungkapnya.

‎Ia menegaskan bahwa orientasi utama perusahaan air minum daerah adalah pelayanan kepada masyarakat, bukan semata-mata mengejar keuntungan. Namun demikian, transformasi menuju BUMD yang profesional tetap menjadi fokus agar perusahaan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

‎Saat ini, Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali memiliki lebih dari 70 ribu pelanggan dengan sekitar 58 ribu pelanggan aktif. Kapasitas produksi air mencapai 715 liter per detik dengan total aset sekitar Rp250 miliar.

‎Dari sisi kinerja keuangan, perusahaan tersebut mencatat pendapatan hampir Rp70 miliar pada tahun lalu dengan laba bersih sekitar Rp7 miliar. Capaian tersebut juga memungkinkan perusahaan memberikan dividen yang signifikan kepada Pemerintah Kabupaten Boyolali.

‎Selain melayani pelanggan rumah tangga, Perumda Air Minum Tirta Ampera juga melayani sektor industri dan niaga.

‎Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Blora, sejumlah kepala OPD, Kabag Hukum, Direktur Perumda Tirta Amerta Blora, serta jajaran pegawai terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita