Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Perhutani KPH Mantingan Lepas Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Usai PKL Sebulan

badge-check


					Perhutani KPH Mantingan Lepas Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Usai PKL Sebulan Perbesar

Klikjateng, Rembang — Perum Perhutani KPH Mantingan melepas siswa-siswi Sekolah Menengah Kehutanan Negeri Pekanbaru yang telah menyelesaikan praktik kerja lapangan (PKL) selama kurang lebih satu bulan di wilayah kerja KPH Mantingan, Senin (18/5/2026).

‎Kegiatan pelepasan dihadiri Wakil Kepala KPH Mantingan Arief Yudiarko, Kasi PSDH Heri Yulis, Asper Ngiri Faryo, Asper Demaan Joko Slamet, serta sejumlah perwakilan KRPH.

‎Dalam sambutannya, Arief Yudiarko menyampaikan permohonan maaf dari Administratur KPH Mantingan Rohasan, S.Hut., yang berhalangan hadir karena agenda lain.

‎“Izin menyampaikan permohonan maaf dari Pak Administratur KPH Mantingan yang seharusnya hadir di tengah-tengah kita, namun beliau ada acara yang sama sehingga pelepasan ini diwakili kami,” ujarnya.

‎Selama menjalani PKL, para siswa dibagi menjadi empat regu dan mengikuti berbagai kegiatan kehutanan di lapangan. Mereka terlibat dalam bidang tanaman, persemaian, perencanaan, hingga tata usaha hasil hutan.

‎Arief menjelaskan, pada bidang tanaman para siswa ikut melakukan persiapan tanaman dan penyulaman tanaman tahun 2023 yang akan dilakukan penilaian TIK maupun tanaman lepas kontrak.

‎Sementara di bidang persemaian, siswa mengikuti kegiatan di persemaian Jati SPP dan Jati SP yang menjadi salah satu jenis jati unggulan Perhutani untuk kegiatan tanaman tahun 2026.

‎“Di persemaian ada berbagai kegiatan seperti over spin, induksi, dan lainnya yang diikuti peserta,” katanya.

‎Selain itu, siswa juga mendapatkan pengalaman dalam bidang perencanaan, termasuk praktik pembuatan petak coba penjarangan (PCP) di wilayah RPH Trembes.

‎Di lokasi tersebut, siswa turut mempelajari proses penebangan hingga tata usaha hasil hutan, mulai dari penebangan kayu sampai proses pengiriman ke Tempat Penimbunan Kayu (TPK) dan sistem penjualan.

‎Arief mengapresiasi kedisiplinan dan sikap siswa selama mengikuti kegiatan PKL di wilayah KPH Mantingan.

‎“Kami menilai siswa-siswi SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru ini sangat baik, taat aturan, menjaga kebersihan, tertib, dan mengikuti kegiatan dengan disiplin,” ungkapnya.

‎Menurutnya, para pembimbing di lapangan juga memberikan pendampingan penuh kepada siswa, termasuk saat patroli keamanan hutan di wilayah Tlogo dan BKPH Medang.

‎Ia berharap sinergi antara Perhutani dan lembaga pendidikan kehutanan dapat terus berjalan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kehutanan.

‎“Kami berterima kasih karena sudah mempercayai Perum Perhutani KPH Mantingan untuk mendidik siswa-siswi praktik kerja lapangan di wilayah kami,” tuturnya.

‎Di akhir sambutan, Arief berpesan agar para siswa tetap semangat menuntut ilmu dan mematuhi aturan sekolah demi masa depan mereka.

‎“Tetaplah semangat dan nikmati proses belajar. Saya juga lulusan dari sana, dan pendidikan itu membentuk fisik, mental, dan jati diri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita