Menu

Mode Gelap
Bupati Arief Rohman Bangga, BPR BKK Blora Buktikan Kelasnya sebagai TOP BUMD Bintang 4 ‎ Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT DBHCHT 2026 untuk 15.972 Buruh Pabrik Rokok Bupati Blora Dukung Peluncuran 295 Koperasi Merah Putih, Siap Perkuat Ekonomi Desa Satlantas Polres Grobogan Ungkap Kasus Tabrak Lari Maut di Purwodadi Petani Lansia di Dukuh Wadung Blora Meninggal Saat Beraktivitas di Lahan Dua Pemotor Terjatuh Akibat Tumpahan Solar, Damkar Blora Lakukan Pembersihan Jalan

Berita

Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT DBHCHT 2026 untuk 15.972 Buruh Pabrik Rokok

badge-check


					Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT DBHCHT 2026 untuk 15.972 Buruh Pabrik Rokok Perbesar

Klikjateng, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para buruh pabrik rokok. Penyaluran simbolis tahap pertama dilaksanakan di pabrik rokok PT Gelora Djaja, Kecamatan Baureno, Rabu (13/5/2026).

‎Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, mengatakan penyaluran BLT DBHCHT tahun ini dilakukan secara simbolis di dua lokasi. Penyaluran pertama digelar di PT Gelora Djaja, sedangkan tahap berikutnya akan dilaksanakan di PT Kareb Alam Sejahtera pada Rabu (20/5/2026) mendatang.

‎“Jumlah penerima BLT DBHCHT di Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 sebanyak 15.972 penerima, termasuk buruh pabrik rokok lintas kabupaten, yakni warga Bojonegoro yang bekerja di perusahaan rokok di kabupaten tetangga,” jelas Agus.

‎Ia menambahkan, terdapat 42 perusahaan rokok di Kabupaten Bojonegoro serta 6 perusahaan di luar daerah yang pekerjanya berasal dari Bojonegoro dan turut menerima bantuan tersebut.

‎Menurut Agus, program BLT DBHCHT ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja di sektor tembakau.

‎“Semoga pemberian BLT DBHCHT ini tepat sasaran sesuai ketentuan perundang-undangan. Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi bersama berbagai stakeholder bagi buruh pabrik rokok,” tambahnya.

‎Melalui program tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi pekerja sektor tembakau dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, terutama pekerja rentan.

‎“Semoga penyaluran ini berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai regulasi,” pungkasnya.

‎Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Siti Jumaiyah, warga Bojonegoro yang bekerja di PT Maju Melaju Lamongan, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah kepada buruh pabrik rokok lintas daerah.

‎“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena tahun ini mendapatkan BLT DBHCHT dari Pemkab Bojonegoro. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kami semua. Dulu kami belum mendapatkan bantuan ini,” ujarnya.

‎Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro yang telah mendengarkan aspirasi para buruh pabrik rokok yang bekerja di luar Kabupaten Bojonegoro.

‎“Ini juga berkat aspirasi yang disampaikan teman-teman saat acara Sapa Bupati di pendopo, bahwa buruh pabrik rokok yang bekerja di luar Bojonegoro belum mendapatkan BLT DBHCHT. Alhamdulillah aspirasi kami didengarkan oleh Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati. Terima kasih sebesar-besarnya,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita