Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

Bunda PAUD Blora Ainia Shalichah Raih Penghargaan Nasional di Indonesia Leading Women Awards 2026

badge-check


					Bunda PAUD Blora Ainia Shalichah Raih Penghargaan Nasional di Indonesia Leading Women Awards 2026 Perbesar

Klikjateng, Jakarta — Bunda PAUD Kabupaten Blora, Ainia Shalichah, meraih penghargaan kategori Outstanding Community Leader in Early Childhood Advocacy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur CNN Indonesia, Desi Anwar, di Auditorium Menara Bank Mega, Selasa (5/5/2026).

‎

‎Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Ainia dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Blora. Ia dinilai aktif mendorong kolaborasi pembelajaran yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan bagi anak-anak.

‎

‎“Pendidikan anak, terutama di usia dini, begitu penting. Hal inilah yang terus kami suarakan,” ujar Ainia.

‎

‎Menurutnya, pembelajaran yang menyenangkan di kelompok bermain yang dikelola dengan baik memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Ia menegaskan bahwa usia 0–8 tahun merupakan masa emas yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan.

‎

‎“Intervensi melalui program PAUD berperan penting dalam menentukan masa depan anak,” ungkap Ainia yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora.

‎

‎Ajang penghargaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh perempuan nasional, di antaranya Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan.

‎

‎Founder sekaligus Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas kontribusi perempuan dalam membawa perubahan bagi bangsa.

‎

‎“Ini bukan sekadar pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

‎

‎Sementara itu, tokoh perempuan Sinta Nuriyah Wahid menekankan pentingnya peran strategis perempuan dalam pembangunan.

‎

‎“Perempuan bukan bayang-bayang pria. Perempuan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Perempuan adalah tiang negara,” tegasnya.

‎

‎Penghargaan yang diterima Ainia dinilai mencerminkan kepemimpinan perempuan berbasis dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pendidikan anak usia dini di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita