Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Bunda PAUD Blora Ainia Shalichah Raih Penghargaan Nasional di Indonesia Leading Women Awards 2026

badge-check


					Bunda PAUD Blora Ainia Shalichah Raih Penghargaan Nasional di Indonesia Leading Women Awards 2026 Perbesar

Klikjateng, Jakarta — Bunda PAUD Kabupaten Blora, Ainia Shalichah, meraih penghargaan kategori Outstanding Community Leader in Early Childhood Advocacy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur CNN Indonesia, Desi Anwar, di Auditorium Menara Bank Mega, Selasa (5/5/2026).

‎Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Ainia dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Blora. Ia dinilai aktif mendorong kolaborasi pembelajaran yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan bagi anak-anak.

‎“Pendidikan anak, terutama di usia dini, begitu penting. Hal inilah yang terus kami suarakan,” ujar Ainia.

‎Menurutnya, pembelajaran yang menyenangkan di kelompok bermain yang dikelola dengan baik memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Ia menegaskan bahwa usia 0–8 tahun merupakan masa emas yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan.

‎“Intervensi melalui program PAUD berperan penting dalam menentukan masa depan anak,” ungkap Ainia yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora.

‎Ajang penghargaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh perempuan nasional, di antaranya Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan.

‎Founder sekaligus Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas kontribusi perempuan dalam membawa perubahan bagi bangsa.

‎“Ini bukan sekadar pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

‎Sementara itu, tokoh perempuan Sinta Nuriyah Wahid menekankan pentingnya peran strategis perempuan dalam pembangunan.

‎“Perempuan bukan bayang-bayang pria. Perempuan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Perempuan adalah tiang negara,” tegasnya.

‎Penghargaan yang diterima Ainia dinilai mencerminkan kepemimpinan perempuan berbasis dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pendidikan anak usia dini di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita