Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Pemkab Rembang Fasilitasi Pengumpulan Koper Jemaah Haji 2026

badge-check


					Pemkab Rembang Fasilitasi Pengumpulan Koper Jemaah Haji 2026 Perbesar

Klikjateng, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat layanan bagi calon jemaah haji melalui fasilitasi pengumpulan koper sebagai bagian dari rangkaian persiapan keberangkatan tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Kartini Rembang, Senin (4/5/2026).

‎Fasilitasi ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Rembang dalam memastikan proses pemberangkatan jemaah berjalan tertib, aman, dan terkoordinasi dengan baik.

‎Sejak pagi hingga siang hari, calon jemaah haji datang secara bergantian untuk menyerahkan koper. Panitia dari Pemkab Rembang memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari pengecekan administrasi hingga pengelompokan koper sesuai kloter keberangkatan.

‎Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Rembang, Maruli Dwi Ronisa, menjelaskan bahwa Pemkab telah mengoordinasikan seluruh tahapan logistik sejak awal.

‎“Koper jemaah sebelumnya kami ambil dari Manyaran, Semarang pada 14–15 April 2026, kemudian didistribusikan kepada jemaah untuk diisi perlengkapan sebelum dikumpulkan kembali hari ini,” terangnya.

‎Ia menambahkan, pengumpulan koper dilaksanakan pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Selanjutnya, pada pukul 20.00 WIB, koper akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan dengan pengawalan dari kepolisian.

‎Dalam proses tersebut, Pemkab Rembang juga memastikan kemudahan identifikasi koper dengan menambahkan penanda khusus yang mencantumkan asal Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) serta alamat jemaah.

‎“Penambahan penanda ini untuk memastikan proses distribusi lebih tertib dan meminimalkan potensi tertukar,” imbuhnya.

‎Selain itu, panitia juga melakukan pengecekan Buku Kesehatan Jemaah Haji sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan jemaah secara menyeluruh sebelum keberangkatan.

‎Salah satu calon jemaah haji asal Desa Ngotet, Kecamatan Rembang, Tugiyati (59), mengaku terbantu dengan fasilitasi yang diberikan.

‎“Prosesnya tertib dan dibantu panitia. Kami jadi lebih siap,” ungkapnya.

‎Diketahui, calon jemaah haji asal Kabupaten Rembang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 6 dan 7 Mei 2026. Total jemaah haji dari Kabupaten Rembang tahun ini sebanyak 1.080 orang.

‎Pemkab Rembang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji, mulai dari tahap persiapan hingga keberangkatan, guna memastikan seluruh proses berjalan lancar dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita