Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Panen Raya Jagung di Randublatung, Blora Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional ‎

badge-check


					Panen Raya Jagung di Randublatung, Blora Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora – Kabupaten Blora terus memantapkan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Hal itu ditegaskan dalam agenda Panen Raya Jagung Kuartal I dan Tanam Jagung Serentak Kuartal II yang dipusatkan di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Jumat (3/4/2026).

‎Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, serta Direktur Utama Perum Bulog. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kedaulatan pangan nasional, khususnya komoditas jagung.

‎Bupati Blora Arief Rohman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan TNI terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang luas di Kabupaten Blora.

‎“Kegiatan ini adalah wujud nyata keberhasilan kerja keras para petani dan kelompok tani. Jagung bukan sekadar komoditas strategis untuk ketahanan pangan, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Blora,” ujarnya.

‎Tak hanya panen raya, kegiatan ini juga menandai dimulainya tanam jagung serentak untuk kuartal kedua. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga produktivitas lahan secara berkelanjutan serta memastikan ketersediaan stok pangan nasional tetap aman.

‎Bupati Arief optimistis, dengan keterlibatan aktif TNI melalui Kopassus serta pembinaan dari Kementerian Pertanian, Blora mampu menjadi salah satu penopang utama produksi jagung di Indonesia.

‎“Kami berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan. Dengan dukungan teknologi dan pendampingan, kami yakin hasil pertanian akan semakin optimal, sejalan dengan program prioritas Presiden dalam memperkuat kedaulatan pangan,” tambahnya.

‎Dalam kesempatan itu, apresiasi juga diberikan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat yang dinilai berhasil menjaga stabilitas produksi di tengah berbagai tantangan, mulai dari faktor cuaca hingga dinamika pasar.

‎Dengan langkah berkelanjutan ini, Kabupaten Blora semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita