Menu

Mode Gelap
Ziarah Makam R.A. Kartini, Pemkab Blora Teguhkan Semangat Emansipasi dan Kolaborasi Daerah Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik Tasyakuran Mata Air Soco, Perhutani KPH Mantingan Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Nusa Indah, Rayakan HUT ke-76 ‎

Berita

Diguyur Hujan, Festival Thong Thong Lek Rembang Tetap Meriah, Ribuan Warga Antusias

badge-check


					Diguyur Hujan, Festival Thong Thong Lek Rembang Tetap Meriah, Ribuan Warga Antusias Perbesar

Klikjateng, Rembang – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rembang tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menyaksikan Festival Thong Thong Lek yang digelar pada Selasa (17/3/2026) malam. Ribuan warga tetap memadati sepanjang lintasan untuk menikmati kemeriahan tradisi khas bulan Ramadan tersebut.

‎Bupati Rembang, Harno, mengapresiasi antusiasme peserta maupun masyarakat yang tetap tinggi meski cuaca kurang bersahabat. Ia menyebut hujan sempat mereda sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar hingga selesai.

‎“Walaupun hujan, antusias para peserta maupun masyarakat tetap baik. Alhamdulillah sekitar pukul 21.00 hujan sudah agak reda, jadi kegiatan tetap berjalan,” ujarnya.

‎Harno menegaskan Festival Thong Thong Lek merupakan bagian dari tradisi budaya yang harus terus dilestarikan di Kabupaten Rembang. Ia memastikan kegiatan tersebut akan terus digelar setiap tahun selama kondisi tetap aman dan tertib.

‎“Ini adalah tradisi budaya Kabupaten Rembang. Selama masyarakat bisa menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang, Prapto Raharjo, berharap hujan yang turun membawa berkah bagi daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tetap berpartisipasi dalam festival.

‎“Mudah-mudahan hujan ini membawa rahmat dan barokah untuk Kabupaten Rembang. Terima kasih kepada para peserta atas keikutsertaannya,” tuturnya.

‎Prapto Raharjo menjelaskan, festival ini bertujuan untuk melestarikan seni dan tradisi daerah, sekaligus menjadi wadah kreativitas bagi para pelaku seni serta hiburan bagi masyarakat selama bulan Ramadan.

‎Festival tahun ini mengusung tema “Tradisional Era 70 dan 90” dan diikuti 25 kelompok Thong Thong Lek dari 14 kecamatan di Kabupaten Rembang.

‎Adapun hasil lomba Festival Thong Thong Lek Rembang 2026 sebagai berikut:

‎Juara 1: Guwe (Gegunung Wetan)

‎Juara 2: Laskar Lojawu (Banggi Petak)

‎Juara 3: Purboyo (Kuangsan)

‎Harapan 1: Anarki (Ketanggi)

‎Harapan 2: Warok Siman (Siman)

‎Harapan 3: Remon (Mondoteko)

‎Para pemenang mendapatkan hadiah mulai dari Rp4 juta hingga Rp2,3 juta, lengkap dengan piagam dan sertifikat.

‎Festival Thong Thong Lek menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang dinantikan masyarakat Rembang, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah suasana Ramadan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita