Klikjateng, Rembang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Perum Bulog, dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang menggelar pasar murah di halaman Kantor Kejari Rembang, Kelurahan Kutoharjo, Kecamatan Rembang, Kamis (12/3/2026). Ratusan paket kebutuhan pokok yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.
Pasar murah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, Kejari Rembang juga menyiapkan 30 paket sembako gratis bagi warga yang tinggal di sekitar kantor kejaksaan.
Kepala Kejaksaan Negeri Rembang, Jendra Firdaus, mengatakan kegiatan pasar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Pada periode tersebut, harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memberatkan masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah. Karena itu, Kejari Rembang berupaya hadir membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Pelaksanaan pasar murah ini menjadi upaya nyata membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati, menambahkan komoditas yang dijual dalam pasar murah meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai merah.
Ia menyebut rata-rata setiap komoditas disiapkan sekitar 200 paket untuk masyarakat. Seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
“Beras dijual Rp58 ribu per lima kilogram, gula Rp16 ribu per kilogram, minyak goreng Rp14 ribu per liter, telur Rp27 ribu per kilogram, bawang merah Rp18 ribu setengah kilogram, bawang putih Rp13 ribu setengah kilogram, dan cabai merah Rp10 ribu setengah kilogram,” terangnya.
Menurut Ajeng, kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi langkah positif dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah menjelang Ramadan dan Idulfitri.






