Menu

Mode Gelap
Ziarah Makam R.A. Kartini, Pemkab Blora Teguhkan Semangat Emansipasi dan Kolaborasi Daerah Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik Tasyakuran Mata Air Soco, Perhutani KPH Mantingan Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Nusa Indah, Rayakan HUT ke-76 ‎

Berita

Pelantikan 45 Anggota DPRD Rembang: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Fokus Utama

badge-check


					Pelantikan 45 Anggota DPRD Rembang: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Fokus Utama Perbesar

Klikjateng, Blora – Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Rembang pada Selasa (20/8/2024). Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, yang menyampaikan pesan penting dari Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, tentang pentingnya sinergi dan kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hafidz menekankan bahwa kerjasama antara DPRD dan kepala daerah harus difokuskan pada hal-hal positif, terutama dalam merespons cepat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Sinergitas dan kolaborasi kerja kolektif antara DPRD dan Kepala Daerah harus diarahkan secara positif. Terlebih memberikan respon cepat dalam pemecahan persoalan kerakyatan di tingkat lokal, regional hingga nasional,” ujar Hafidz.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam pesan tertulisnya, mengingatkan para anggota DPRD untuk tetap mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau golongan, meskipun hubungan DPRD dengan partai politik tetap kuat. Tito juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, para anggota DPRD diawasi oleh aparat penegak hukum dan lembaga pengawas seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Abdul Rouf dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang ditunjuk sebagai Ketua DPRD sementara, bersama Wakil Ketua sementara Bisri Cholil Laquof (Gus Gipul), menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas hingga terbentuknya pimpinan DPRD definitif. Mereka berjanji akan memimpin rapat, memfasilitasi pembentukan fraksi, serta menyusun rancangan peraturan DPRD tentang tata tertib dan proses penetapan pimpinan definitif. “Tugas ini sangat membutuhkan energi yang cukup dan kerjasama dari segenap anggota DPRD termasuk sekretariat DPRD Rembang. Jabatan ini merupakan amanah dari rakyat, sehingga kita harus bisa memikul amanah ini dengan rasa tanggung jawab,” ungkap Abdul Rouf.

Dari 45 anggota DPRD yang dilantik, 26 merupakan petahana, sementara 19 lainnya adalah wajah baru. Berikut daftar lengkap anggota DPRD terpilih berdasarkan daerah pemilihan:

– Rembang I:Supriyadi Eko Praptomo (NasDem), M. Lutfi Afifi (PPP), Bisri Cholil Laquof (PKB), Donny Kurniawan (PDIP), Joko Suprihadi (Demokrat), Absanto (NasDem)
– Rembang II: Moh. Nur Hasan (Hanura), Achmad Lutfy Arifin (PKB), Puji Santoso (Gerindra), Laela Utari Widyaningsih (PDIP), Ahmad Shodiqin (Demokrat), Frida Iriani (NasDem)
– Rembang III: Muhammad Imron (PKB), Ni’madiana (PPP), Gunasih (Demokrat), Dumadiyono (Hanura), Ridwan (PDIP), Mashadi (NasDem), Sahningsih (PAN)
– Rembang IV: Supadi (PPP), Nasirudin (PKB), Nur Arsya Irfana (Hanura), Muhammad Rofi’i (PPP), M. Rokib (PDIP), Khamid (NasDem), Ilyas (PKB), Achmad Zamhuri (Demokrat)
– Rembang V: Abdul Rouf (PPP), Muhammad Kumorohadi (Demokrat), Widodo (PDIP), Abdul Mu’id (PPP), Joko Suwito (PKB), Rumini (Hanura)
– Rembang VI: Maslichan (PKB), M. Mursyid (PPP), Maryono (Golkar), Adi Purwoto (PDIP), Mugiyarto (Demokrat), Sustiyono (NasDem)
– Rembang VII: Supadi (PKB), Yatin Abdul Zaenal (NasDem), Nandana Fatkhullah Zarkasi (Hanura), Nursahid (PDIP), Sumardi (PPP), Parlan (Demokrat).

Dengan dilantiknya para anggota DPRD ini, diharapkan roda pemerintahan di Kabupaten Rembang dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap berbagai permasalahan masyarakat.

(Ag)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita