Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

RSUD dr. R. Soetijono Blora Perkuat Kolaborasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk Penanganan Cepat Pasien Jantung

badge-check


					RSUD dr. R. Soetijono Blora Perkuat Kolaborasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk Penanganan Cepat Pasien Jantung Perbesar

Klikjateng, Blora – RSUD dr. R. Soetijono Blora terus memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit rujukan lain demi meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit jantung yang membutuhkan kecepatan tinggi.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Farida Laela, menjelaskan bahwa pihaknya kini memiliki sistem komunikasi cepat melalui grup WhatsApp khusus rujukan kebidanan dan jantung.

“Untuk penanganan jantung, puskesmas sudah melakukan pemeriksaan EKG pada pasien. Hasil EKG itu langsung dikirimkan ke grup WhatsApp yang berisi dokter spesialis jantung. Dengan begitu, dokter bisa segera menganalisis kondisi pasien,” terang dr. Farida, Selasa (7/10/2025).

Ia menekankan bahwa penanganan pasien jantung sangat bergantung pada kecepatan tindakan. “Paling lama delapan jam sejak muncul gejala harus sudah ditangani. Begitu hasil EKG masuk, tim IGD di RSUD langsung bersiap. Saat pasien datang, bisa segera diberikan obat trombolitik,” lanjutnya.

Dengan sistem kolaborasi ini, proses rujukan menjadi lebih efisien dan memperbesar peluang keselamatan pasien. Selain untuk jantung, pola serupa juga diterapkan dalam rujukan kebidanan guna memastikan ibu hamil risiko tinggi mendapatkan penanganan cepat dari dokter spesialis.

“Intinya, komunikasi intensif dengan puskesmas melalui grup rujukan ini membuat pasien tidak kehilangan waktu berharga. Begitu sampai RSUD, sudah ada tindakan medis yang siap diberikan,” pungkas dr. Farida.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita