Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

RSUD dr. R. Soetijono Blora Terapkan Sistem Triase di IGD untuk Percepat Penanganan Pasien Darurat

badge-check


					RSUD dr. R. Soetijono Blora Terapkan Sistem Triase di IGD untuk Percepat Penanganan Pasien Darurat Perbesar

Klikjateng, Blora – RSUD dr. R. Soetijono Blora terus melakukan inovasi dalam pelayanan kesehatan, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), guna memastikan pasien mendapatkan penanganan cepat dan tepat sesuai kondisi medisnya.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Farida Laela, menjelaskan bahwa di IGD sudah diterapkan sistem triase, yaitu metode penyortiran pasien berdasarkan tingkat kegawatan penyakit atau cedera.

“Begitu pasien masuk IGD, akan dilakukan screening oleh dokter. Kami sudah menerapkan sistem triase dengan garis berwarna di lantai, yakni hitam, hijau, kuning, dan merah. Warna-warna ini juga terkoneksi dengan cat di dinding agar lebih mudah dipahami,” jelas dr. Farida, Kamis (18/9/2025).

Ia menerangkan, garis merah menandakan pasien dalam kondisi gawat darurat yang harus segera ditangani, kuning untuk pasien dengan kondisi serius namun masih bisa menunggu, hijau bagi pasien ringan, sedangkan hitam diarahkan ke bagian belakang untuk pasien yang sudah meninggal dunia.

“Dengan sistem ini, pasien langsung ditempatkan sesuai kondisi, sehingga tidak terjadi salah identifikasi. Setiap pasien juga sudah diberikan penomoran agar pelayanan lebih tertib dan terpantau,” tambahnya.

Menurut dr. Farida, keberadaan sistem triase sangat penting untuk mempercepat alur pelayanan di IGD. “Tujuannya agar pasien benar-benar mendapatkan layanan sesuai tingkat kegawatannya. Jadi pasien darurat bisa langsung ditangani tanpa harus menunggu lama,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita