Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Bupati Blora Lantik 1.048 PPPK dan Serahkan SK kepada 197 CPNS Formasi 2024

badge-check


					Bupati Blora Lantik 1.048 PPPK dan Serahkan SK kepada 197 CPNS Formasi 2024 Perbesar

Klikjateng, Blora – Sebanyak 1.048 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilantik dan diambil sumpah/janji oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, dalam upacara yang digelar di Alun-alun Blora pada Selasa (29/4/2025). Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 197 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024.

Pelantikan dan penyerahan SK ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Blora untuk mengisi kekosongan formasi aparatur sipil negara (ASN). Dengan penambahan ini, jumlah total ASN di Blora kini mencapai 11.439 orang, terdiri dari 5.745 PNS dan 5.694 PPPK.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah dinyatakan lulus seleksi pengadaan PPPK dan CPNS formasi 2024,” ujar Bupati Arief Rohman.

Ia berharap kehadiran ASN baru ini mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas kinerja pemerintahan. “Implementasikan disiplin kerja yang baik dan jadikan diri saudara sebagai panutan di tengah masyarakat,” pesannya.

SK CPNS memiliki TMT (Terhitung Mulai Tanggal) 1 April 2025, sementara SK PPPK berlaku sejak 1 Maret 2025. Mereka dijadwalkan mulai bertugas di unit kerja masing-masing pada 2 Mei 2025.

Dalam amanatnya, Bupati Arief juga menekankan pentingnya menjaga etika sebagai ASN, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa ASN terikat pada aturan hukum yang berlaku dan dinilai tidak hanya oleh pimpinan, tetapi juga oleh masyarakat.

“Kalau pekerjaan dilandasi rasa cinta dan diniatkan untuk ibadah, maka tidak akan terasa sebagai beban, melainkan sebagai sarana aktualisasi diri yang membawa kebahagiaan dan keberkahan,” tambahnya.

Bupati juga mengapresiasi kecepatan proses pemberkasan ASN di Blora yang menjadi salah satu yang tercepat di eks-Karesidenan. Ia berharap gaji pertama para ASN digunakan sebaik-baiknya, termasuk untuk berzakat bagi ASN yang beragama Islam.

“Jangan lupa nanti gajinya dipotong 2,5 persen untuk zakat. Kita harus ikhlas karena itu untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Salah satu PPPK yang dilantik adalah Suyanto (57), pegawai SMP Negeri 3 Tunjungan. Meski masa kerjanya tinggal lima bulan, ia mengaku bersyukur dan tetap semangat menjalankan tugas sebagai pengelola umum.

Senada, Karni (57), PPPK yang bertugas sebagai pengelola umum di Dinas Porabudpar Blora, juga menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari ASN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita