Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Dua Remaja Dibacok OTK Usai Nonton Dangdut di Kaliori, Satu Korban Tergeletak Lemah

badge-check


					Dua Remaja Dibacok OTK Usai Nonton Dangdut di Kaliori, Satu Korban Tergeletak Lemah Perbesar

Klikjateng, Rembang – Dua remaja asal Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, menjadi korban pembacokan orang tak dikenal (OTK) usai menyaksikan hiburan orkes dangdut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (5/4) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Mojorembun–Wiroto.

Kedua korban, yakni Hendra Surya Nugraha (23) dan Frida Cahya Wistara (22), keduanya merupakan warga Desa Wiroto, Kecamatan Kaliori. Mereka mengalami luka bacok di bagian lutut kaki akibat serangan brutal menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Dalam video berdurasi 3 menit 39 detik yang beredar di media sosial, terlihat kedua korban mengalami luka parah di bagian kaki. Salah satu dari mereka tampak masih sadar dan sempat meminta tolong kepada petugas TNI-Polri yang tengah berpatroli.

“Tolong, Pak. Jaluk tulung dhisik koncoku, Pak,” ujar korban sambil menunjuk temannya yang tergeletak lemah.

Satu korban masih mampu berdiri dan berjalan menuju mobil patroli milik Polsek setempat, sementara korban lainnya dibantu warga dan petugas untuk dievakuasi ke rumah sakit.

Kapolsek Kaliori, AKP Saefudin membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang setelah menonton pertunjukan dangdut.

“Kejadiannya pukul 23.30 WIB. Korban Hendra Surya Nugraha dan Frida Cahya Wistara, warga Desa Wiroto. Keduanya dibacok setelah dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal,” ungkap AKP Saefudin saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus, Minggu (6/4).

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan korban, serta mengumpulkan barang bukti. Dugaan sementara, pelaku melarikan diri ke arah selatan usai melakukan aksinya.

Terkait motif pembacokan, AKP Saefudin menyebutkan belum bisa disimpulkan. “Korban saat ditanya belum bisa memberikan keterangan jelas. Kita masih menunggu kondisi mereka membaik,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang Iptu Alva Zakya Akbar melalui KBO Reskrim Iptu Widodo Eko Prasetyo menyatakan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

“Masih proses penyelidikan. Doakan semoga segera terungkap,” ujarnya singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita