Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Bayi Laki-Laki Ditemukan di Semak-Semak Hutan Perhutani Blora, Masih Hidup dengan Ari-Ari Menempel

badge-check


					Bayi Laki-Laki Ditemukan di Semak-Semak Hutan Perhutani Blora, Masih Hidup dengan Ari-Ari Menempel Perbesar

Klikjateng, Blora – Warga Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, digemparkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki dalam kondisi masih hidup di kawasan hutan Perhutani pada Jumat pagi, 4 April 2025. Bayi tersebut ditemukan di bawah semak-semak di tepi jalan tanah hutan Petak 6003, RPH Klopo Duwur, BKPH Blungun, KPH Cepu.

Bayi malang itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 10.00 WIB. Harno bin Sukiban (48), petugas Perhutani yang menjabat sebagai KRPH Klopo Duwur, mendapat informasi dari warga Desa Semanggi saat tengah piket di Pos Perhutani Ngodo.

“Saya mendapat kabar dari masyarakat bahwa ada bayi ditemukan di semak-semak kawasan hutan. Saya langsung menuju lokasi untuk memastikan,” ujar Harno yang tinggal di Dukuh Sambong, Desa Jajang, Kecamatan Jiken.

Setibanya di lokasi, Harno mendapati sejumlah warga telah berkumpul. Tiga saksi mata yakni Novi Nilamsari (24), Deri Hadi Purnomo (26), dan Tantri (36) dari RT 004 RW 001 Desa Semanggi menyaksikan langsung kondisi bayi tersebut.

“Kami melihat bayi itu masih bergerak, ari-arinya masih ada. Karena kasihan, kami langsung berinisiatif membawanya ke klinik terdekat,” ungkap Novi.

Bayi kemudian dibawa menggunakan sepeda motor ke Klinik dr. Hery Kamolan oleh Novi dan Tantri. Namun, pihak klinik menyarankan agar bayi segera dirujuk ke RSUD Blora untuk penanganan medis lanjutan. Bersama Harno dan Deri, bayi tersebut segera dibawa ke RSUD Blora dan mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, bersama istri turut menjenguk bayi tersebut di RSUD Blora. “Kami telah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua bayi serta pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran ini. Bayi kini dalam kondisi stabil dan masih dalam perawatan,” ujarnya.

Peristiwa ini menarik perhatian warga setempat yang prihatin atas kejadian tersebut. Hingga saat ini, identitas orang tua bayi belum diketahui. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi agar segera melapor ke Polsek Jepon atau Polres Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita