Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Sugiharto Hadiri Konsolidasi Genta Pangan Ex Karesidenan Pati di Jimbaran Kayen

badge-check


					Sugiharto Hadiri Konsolidasi Genta Pangan Ex Karesidenan Pati di Jimbaran Kayen Perbesar

Klikjateng, Pati – Ketua DPD Genta Pangan (Gerakan Tata Kelola Pangan) Kabupaten Blora, Sugiharto, menghadiri acara konsolidasi dan pemantapan calon pengurus Genta Pangan ex Karesidenan Pati pada Kamis (9/1/2025) di Jimbaran, Kayen, Pati. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi antar kabupaten dalam membangun kedaulatan pangan yang mandiri dan berkeadilan.

Genta Pangan yang digagas Budiman Sudjatmiko bertujuan menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal dengan memberdayakan petani dan masyarakat. Sugiharto menyampaikan bahwa gerakan ini menjadi solusi strategis dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.

“Kami berkomitmen untuk membangun kedaulatan pangan lokal dengan mengurangi ketergantungan pada impor, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui akses pasar yang adil,” ujar Sugiharto.

Dalam diskusi, Sugiharto menjelaskan tujuh tujuan utama Genta Pangan:

1. Membangun Kedaulatan Pangan Lokal – Mengurangi ketergantungan impor dan memastikan ketersediaan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

2. Meningkatkan Kesejahteraan Petani – Memberikan harga yang layak dan memperkuat posisi tawar petani.

3. Pengelolaan Pangan Berkelanjutan – Mendorong praktik pertanian ramah lingkungan.

4. Mengoptimalkan Teknologi – Menerapkan inovasi modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

5. Peningkatan Ketahanan Ekonomi Lokal – Menjadikan sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

6. Pemberdayaan Komunitas Lokal – Melibatkan komunitas dan koperasi tani dalam program pangan.

7. Sinergi Pemerintah dan Swasta – Mengoptimalkan kolaborasi antar pihak untuk mendukung kedaulatan pangan.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan pengurus dari kabupaten lain di ex Karesidenan Pati. Mereka menyatakan komitmen bersama dalam mendorong implementasi program Genta Pangan di daerah masing-masing.

“Kami percaya, dengan sinergi yang kuat antara petani, komunitas lokal, pemerintah, dan swasta, kedaulatan pangan di Indonesia dapat terwujud,” tegas Sugiharto menutup sesi diskusi.

Gerakan Genta Pangan diharapkan mampu menjadi model pengelolaan pangan yang berkelanjutan dan berkeadilan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita