Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Sejumlah Wilayah di Rembang Terendam Banjir, Bupati Harno Turun Langsung ke Lokasi

badge-check


					Sejumlah Wilayah di Rembang Terendam Banjir, Bupati Harno Turun Langsung ke Lokasi Perbesar

Klikjateng, Rembang – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rembang pada Sabtu (22/3/2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, terutama di bagian timur Rembang. Air limpasan yang mengalir ke permukiman warga mengakibatkan genangan cukup tinggi di beberapa titik.

Hingga pukul 22.00 WIB, kondisi air di beberapa daerah mulai surut. Meski begitu, petugas gabungan tetap disiagakan untuk memastikan keamanan warga serta melakukan penanganan lebih lanjut.

Bupati Rembang, Harno, turun langsung ke lokasi banjir guna memantau kondisi terkini. Salah satu wilayah yang dikunjunginya adalah Desa Menoro, Kecamatan Sedan, yang terdampak cukup parah.

“Kami ingin memastikan kondisinya secara langsung. Karena laporannya ada beberapa titik, bahkan ada yang sampai setinggi lutut orang dewasa. Ada juga yang sampai fasilitas umum yang rusak. Kita perlu pastikan,” ujar Harno, Sabtu (22/3/2025) malam.

Pemerintah Kabupaten Rembang juga akan segera melakukan analisis bersama instansi terkait untuk mengetahui penyebab utama banjir dan mencari solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Sementara itu, petugas gabungan terus melakukan upaya evakuasi, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Bencana banjir ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, dan diharapkan langkah mitigasi yang tepat dapat segera diterapkan untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita