Klikjateng, Blora – Tasyakuran Sedekah Bumi Blora dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Alun-Alun Kabupaten Blora, Selasa (18/8/2026). Ribuan masyarakat turut hadir dalam tradisi tahunan yang menjadi momentum syukur dan mempererat kebersamaan tersebut.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang digelar di sepanjang Jalan Pemuda, Sedekah Bumi Blora tahun ini dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Blora. Antusiasme masyarakat terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai.
Sebanyak 15.540 bungkus sega berkat berhasil dikumpulkan dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, BUMD, kecamatan, desa, SPPG hingga pihak swasta. Sega berkat tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir.
Tasyakuran Sedekah Bumi Blora turut dihadiri Wakil Wali Kota Tegal Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, BUMD, para camat se-Kabupaten Blora, kepala desa se-Kabupaten Blora serta masyarakat.
Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, mengatakan Sedekah Bumi Blora telah berlangsung selama empat tahun dan menjadi salah satu tradisi yang terus dilestarikan.
“Alhamdulillah, sudah berlangsung empat tahun. Ini merupakan tradisi kita di Blora. Biasanya dulu tasyakuran malam tahun baru atau malam 17-an, kali ini kita buat setahun sekali,” ujar Arief.
Menurutnya, Sedekah Bumi menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT sekaligus memanjatkan doa agar Kabupaten Blora semakin maju, aman dan makmur.
“Kita mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Allah untuk Kabupaten Blora lewat Sedekah Bumi, bagaimana kita menyertai bumi Blora,” jelasnya.
Arief mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga tahun ini terkumpul sebanyak 15.540 bungkus sega berkat.
“Yang berasal dari semua OPD, instansi vertikal, BUMD, juga dari camat, tingkat desa, SPPG dan juga dari swasta. Terima kasih atas semua partisipasinya, terima kasih atas semua bantuannya. Semoga dengan Sedekah Bumi ini bumi Blora akan semakin makmur,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat guyub rukun serta bersama-sama mempertahankan keamanan dan kondusivitas Kabupaten Blora.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah mengaku terkesan mengikuti Sedekah Bumi Blora untuk pertama kalinya. Ia menilai kegiatan tersebut berlangsung meriah dan sarat dengan nilai kebersamaan serta rasa syukur.
“Ini pertama kali saya mengikuti Sedekah Bumi Blora. Saya sangat terkesan, acaranya sangat meriah dan masyarakat begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi Sedekah Bumi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat merupakan kegiatan positif karena mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
“Yang menarik, seluruh elemen masyarakat bisa berkumpul bersama dalam suasana yang guyub dan penuh kebersamaan. Mudah-mudahan tradisi ini terus dilestarikan dan membawa keberkahan bagi masyarakat serta Kabupaten Blora,” katanya.
Ia berharap Kabupaten Blora semakin maju, aman dan masyarakatnya semakin sejahtera.
Rangkaian Tasyakuran Sedekah Bumi Blora kemudian ditutup dengan doa lintas agama. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora berharap tradisi syukur dan kebersamaan dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Blora yang aman, kondusif, maju dan semakin makmur.






