Menu

Mode Gelap
Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa Pesona Air Terjun Kalimancur, Surga Wisata Alam di Lereng Pegunungan Lasem

Berita

Polisi Bongkar Makam Ayah dan Anak di Blora, Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana

badge-check


					Polisi Bongkar Makam Ayah dan Anak di Blora, Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana Perbesar

Klikjateng, Blora – Kepolisian Resor (Polres) Blora terus mendalami kasus dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan seorang ayah dan anak di Dukuh Wangil, Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Guna memastikan penyebab kematian, polisi bersama tim Biddokes Polda Jawa Tengah dan Inafis melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam kedua korban untuk autopsi pada Jumat (28/2/2025).

Kasatreskrim Polres Blora, AKP Selamet, mengatakan ekshumasi dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wangil untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban yang diduga akibat menenggak air mineral bercampur zat tertentu.

“Ada dua makam, orang tua dan anaknya. Hari ini dilakukan ekshumasi untuk diautopsi,” ujar AKP Selamet di lokasi ekshumasi.

Menurutnya, autopsi dilakukan atas persetujuan pihak keluarga untuk memastikan apakah ada zat berbahaya di dalam tubuh korban yang berkaitan dengan air mineral yang mereka minum sebelum meninggal dunia.

“Hasil autopsi masih menunggu keterangan resmi dari tim Biddokes Polda Jawa Tengah dan akan melengkapi berkas perkara,” tambahnya.

Terduga Pelaku Ditangkap di Samarinda

Muslikan (45) dan anaknya SK (9) meninggal pada Jumat (21/2/2025) malam. Muslikan ditemukan tewas di rumahnya, sementara sang anak meninggal di puskesmas setelah sempat mendapatkan perawatan.

Sepekan setelah kejadian, polisi telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap lebih jauh dugaan pembunuhan berencana ini. Bahkan, seorang terduga pelaku yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban berhasil diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Blora di Samarinda, Kalimantan Timur.

“Pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan. Beberapa hari lalu, terduga pelaku yang masih kerabat dengan korban sudah diamankan di Samarinda,” ungkap AKP Selamet.

Saat ini, polisi masih menunggu hasil autopsi dan bukti forensik lain untuk menguatkan proses penyidikan. Kepolisian berjanji akan segera menyampaikan hasilnya kepada publik setelah proses pemeriksaan selesai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita