Menu

Mode Gelap
Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa Pesona Air Terjun Kalimancur, Surga Wisata Alam di Lereng Pegunungan Lasem

Hukum & Kriminal

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Muatan Truk di Semarang, Tim SAR Kerahkan Alat Berat

badge-check


					Pengendara Motor Tewas Tertimpa Muatan Truk di Semarang, Tim SAR Kerahkan Alat Berat Perbesar

Klikjateng, Semarang – Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertimpa muatan truk di Jalan Arteri Utara, Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Rabu (23/7). Jenazah korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 19.31 WIB.

Kejadian bermula saat sebuah truk bermuatan rongsokan besi melakukan perjalanan dari Genuk menuju Jakarta. Ketika melintas di Jembatan Layang Arteri, sopir truk merasa muatannya miring dan berupaya menepi ke sisi kiri jalan dengan kecepatan rendah.

Namun, sebelum berhasil berhenti, truk tiba-tiba oleng ke arah kanan. Di saat bersamaan, sebuah mobil dan sepeda motor tengah melintas di jalur kanan.

Mobil berhasil menghindar, namun nahas, pengendara motor tidak sempat menghindari dan terhimpit antara besi pembatas jembatan dan material besi muatan truk.

“Korban meninggal di lokasi kejadian dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 19.31 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono.

Ia menambahkan, pencarian sempat dilanjutkan karena adanya kesaksian warga yang menduga masih ada korban lain tertimpa muatan.

Pada pukul 22.35 WIB, alat berat berupa crane didatangkan untuk membantu proses evakuasi. Namun setelah dilakukan pencarian menyeluruh, tidak ditemukan korban lain.

“Kendala utama dalam proses pencarian adalah medan yang sulit dan adanya kebocoran aliran listrik akibat muatan besi tertimpa truk, sehingga membahayakan tim di lapangan,” jelas Budiono.

Pencarian resmi ditutup pada pukul 23.00 WIB setelah dipastikan tidak ada korban tambahan. Seluruh tim SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi hingga korban berhasil dievakuasi,” pungkas Budiono.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal