Menu

Mode Gelap
YPI Raden Umar Said Dirikan SMP Internasional di Kudus, Siapkan Generasi Unggul Berstandar Global ‎ Pemkab Rembang Gelar Nobar Piala Dunia di Alun-alun, Dorong UMKM dan Hidupkan Ruang Publik ‎ 69 ASN Pemkab Rembang Ikuti Pembekalan Jelang Purna Tugas, Bupati Harno: Tetap Mengabdi untuk Masyarakat Pemuda Disabilitas di Blora Dapat Bantuan Dua Ekor Kambing dari Kapolres, Jadi Modal Bangun Usaha Ternak ‎ Bayi Lahir Tepat Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Blora Jenguk dan Berikan Tali Asih Haru di HUT Bhayangkara ke-80, Warga Gowes Demi Bertemu Kapolres Blora: “Jangan Lupakan Kami”

Berita

Pemuda Disabilitas di Blora Dapat Bantuan Dua Ekor Kambing dari Kapolres, Jadi Modal Bangun Usaha Ternak ‎

badge-check


					Pemuda Disabilitas di Blora Dapat Bantuan Dua Ekor Kambing dari Kapolres, Jadi Modal Bangun Usaha Ternak ‎ Perbesar

Klikjateng Blora – Di balik keterbatasan fisik yang dialaminya sejak lahir, semangat hidup Rendi Jaelani tak pernah surut. Setiap pagi, pemuda asal Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora itu tetap berkeliling mengantarkan galon air isi ulang dari rumah ke rumah demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

‎Selama enam tahun terakhir, Rendi hidup seorang diri setelah ibunya meninggal dunia. Ia menempati rumah sederhana yang kondisinya mulai lapuk. Dari pekerjaannya sebagai pengantar galon, Rendi hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp330 ribu setiap bulan atau kurang lebih Rp11 ribu per hari.

‎Di tengah perjuangan tersebut, secercah harapan datang pada Kamis (2/7/2026). Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto memberikan bantuan dua ekor kambing sebagai modal usaha ternak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

‎Bantuan tersebut diserahkan melalui Kabag SDM Polres Blora Kompol Pujiono bersama Kapolsek Jepon Iptu Moh. Junaidi, setelah menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Semanggi mengenai kondisi Rendi.

‎Bagi Rendi, bantuan itu bukan sekadar pemberian, melainkan awal untuk mewujudkan impiannya memiliki usaha ternak kambing.

‎”Kalau musim kemarau seperti ini bisa mengantar sampai 30 galon. Gaji saya sekitar Rp330 ribu per bulan,” ujar Rendi saat ditemui di rumahnya.

‎Meski hidup dalam keterbatasan ekonomi, Rendi tidak pernah menyerah. Selain tetap bekerja setiap hari, ia juga kembali melanjutkan pendidikan melalui program kesetaraan Paket C setelah sebelumnya putus sekolah karena keterbatasan biaya.

‎”Sekolahnya online, sekarang kelas 10 SMA kesetaraan,” katanya.

‎Dengan penuh rasa syukur, Rendi mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kapolres Blora beserta jajaran.

‎”Matur suwun Bapak Kapolres Blora, Kapolsek Jepon, dan jajaran Polres Blora. Kambing ini akan saya rawat sebaik-baiknya supaya bisa berkembang dan membantu memperbaiki ekonomi saya,” ungkapnya.

‎Kapolsek Jepon Iptu Moh. Junaidi menjelaskan, bantuan tersebut diberikan sesuai harapan Rendi yang ingin memiliki usaha ternak kambing sebagai tambahan penghasilan.

‎”Setelah ada laporan dari Bhabinkamtibmas, kami sampaikan kepada Bapak Kapolres. Beliau berkenan memberikan bantuan dua ekor kambing kepada Mas Rendi. Harapannya, bantuan ini menjadi modal usaha sehingga perekonomiannya dapat semakin baik,” jelasnya.

‎Rendi memilih beternak kambing karena merasa mampu merawatnya. Selain itu, ketersediaan pakan ternak di sekitar rumah dinilai cukup melimpah sehingga peluang mengembangkan usaha tersebut cukup besar.

‎Sementara itu, Perangkat Desa Semanggi, Nur Hakim, mengatakan Rendi dikenal sebagai sosok yang mandiri dan pekerja keras.

‎”Dengan segala keterbatasannya, ia tetap memilih bekerja daripada hanya mengandalkan bantuan. Pemerintah desa juga terus berupaya membantu sesuai kemampuan anggaran dan akan tetap memprioritaskannya dalam program bantuan ke depan,” ujarnya.

‎Kini, suara dua ekor kambing di halaman rumah Rendi menjadi simbol harapan baru. Bantuan yang diberikan Kapolres Blora diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi pemuda disabilitas itu untuk membangun kemandirian ekonomi dan masa depan yang lebih baik melalui usaha peternakan.Jika akan dimuat di media online, berita ini sudah menggunakan gaya jurnalistik dengan struktur piramida terbalik, kutipan narasumber, dan penutup yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita