Menu

Mode Gelap
Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes Produktivitas Daerah, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jadi Fokus Pembangunan Blora 2027 ‎ Ketua DPRD Mustopa Harap Sinergi Pengamanan Lebaran di Blora Semakin Kuat ‎ Amankan Mudik Lebaran 2026, Polres Blora Siagakan Ratusan Personel Gabungan dalam Apel Gelar Pasukan Ketupat Candi

Berita

Bupati Grobogan Tutup Rangkaian Pasar Murah, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran ‎

badge-check


					Bupati Grobogan Tutup Rangkaian Pasar Murah, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran ‎ Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Pemerintah Kabupaten Grobogan menggelar Pasar Murah sebagai upaya menjaga ketersediaan kebutuhan pokok sekaligus menekan lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

‎Bupati Grobogan, Setyo Hadi, secara resmi menutup rangkaian Pasar Murah yang telah digelar hampir selama satu bulan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan di sembilan kecamatan, Kamis (12/3/2026).

‎Pada kegiatan penutupan tersebut, Bupati juga membeli parsel dan menyerahkannya kepada sejumlah pengunjung sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, sekaligus membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

‎“Setiap menghadapi Hari Besar Keagamaan, konsumsi kebutuhan pokok meningkat dan harga bisa naik. Pasar Murah hadir untuk menjaga daya beli masyarakat, membantu warga kurang mampu, serta mendukung UMKM dan IKM lokal,” ujar Bupati.

‎Ia menegaskan bahwa kegiatan Pasar Murah tidak hanya berkaitan dengan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui kolaborasi dengan pelaku usaha.

‎“Kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong antara pemerintah dan pelaku usaha demi kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan Pasar Murah menjadi intervensi pasar yang positif, sekaligus bukti nyata Nyawiji Mbangun Desa Nata Kutha,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Disperindag Grobogan melaporkan bahwa kegiatan Pasar Murah terbagi menjadi dua skema, yakni subsidi komoditas melalui kupon serta penjualan bebas yang melibatkan pelaku usaha UMKM dan IKM.

‎Paket subsidi yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, mi instan, hingga sirup yang dapat dibeli masyarakat dengan harga lebih terjangkau.

‎Pada kegiatan penutupan yang digelar di halaman Setda Grobogan, juga dibagikan paket sembako gratis dari sejumlah pihak, di antaranya BUMN, BUMD, organisasi profesi, serta pelaku usaha lokal.

‎Kegiatan tersebut menghadirkan sebanyak 42 stan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, olahan makanan, hingga produk lainnya dengan harga lebih murah dibandingkan pasar umum.

‎Melalui kegiatan Pasar Murah ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok, serta mendukung perkembangan UMKM dan IKM lokal.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita