Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Angka Kemiskinan di Blora Turun Signifikan, Bupati Arief: Bukti Kondisi Aman dan Terkendali

badge-check


					Angka Kemiskinan di Blora Turun Signifikan, Bupati Arief: Bukti Kondisi Aman dan Terkendali Perbesar

Klikjateng, Blora – Kabupaten Blora mencatatkan perkembangan positif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berdasarkan laporan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Blora, Rukhedi, angka kemiskinan tahun 2025 turun cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah angka kemiskinan di Kabupaten Blora pada tahun 2025 turun, dan turunnya cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Rukhedi dalam rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di ruang pertemuan Setda Blora, Rabu (10/9/2025).

Menurut data BPS, angka kemiskinan di Blora tahun 2025 berada di level 10,58 persen, atau turun 0,8 poin dari tahun 2024 yang mencapai 11,42 persen. Jumlah penduduk miskin pun berkurang dari 99,14 ribu jiwa pada 2024 menjadi 92,01 ribu jiwa pada 2025.

Rukhedi menambahkan, angka kemiskinan Blora saat ini lebih rendah dibandingkan daerah tetangga, seperti Grobogan (10,63 persen) dan Rembang (13,01 persen). Namun, angka tersebut masih berada di atas rata-rata Jawa Tengah yang mencapai 9,48 persen.

“Mudah-mudahan Blora semakin sukses dalam mengembangkan perekonomian, sehingga kemiskinan bisa semakin menurun dan kesejahteraan semakin naik,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora pada semester I 2025. Jika dihitung tanpa sektor migas, pertumbuhan mencapai 5,23 persen. Sementara jika dihitung dengan migas yang kontribusinya belum optimal, pertumbuhan agregat berada di angka 4,21 persen.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, turunnya angka kemiskinan dan stabilnya pertumbuhan ekonomi menjadi bukti bahwa kondisi Blora aman dan terkendali.

“Alhamdulillah kemiskinan bisa turun, pertumbuhan ekonominya stabil, dan ini menjadi jawaban juga, bahwa kondisi Blora itu aman dan terkendali. Ini yang harus kita jaga bersama. Termasuk saya juga terima kasih Bu Wakil yang sudah mengawal terkait pengentasan kemiskinan,” ucap Bupati Arief.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, berharap tahun mendatang angka kemiskinan bisa terus ditekan hingga berada di bawah dua digit.

“Sekarang tinggal sedikit lagi. Kalau bisa di bawah 9 persen, itu sudah luar biasa. Selain itu, pertumbuhan ekonomi 5,23 persen juga cukup bagus,” terang Komang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita