Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kudus Dorong Generasi Muda Pahami Etika Politik, Siapkan Pemimpin Berkarakter Pimpin IKA UNDAR Jawa Tengah, Gus Arief Targetkan Database Alumni untuk Perkuat Pembangunan Daerah Angkatan Kedua Dititipkan ke Rembang, Bupati Blora Perjuangkan Gedung Baru Sekolah Rakyat ‎ Pemkab Grobogan Siapkan Sertipikasi Tanah TPA Ngembak, Pastikan Kepastian Hukum Aset Daerah Blora Jadi Kawasan Strategis Pangan di Jawa, Pemkab Jalin Kerja Sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara ‎ Jelang Hari Jadi ke-192, Bupati Temanggung Ziarah ke Makam Mantan Bupati di Blora ‎

Berita

Bupati Kudus Dorong Generasi Muda Pahami Etika Politik, Siapkan Pemimpin Berkarakter

badge-check


					Bupati Kudus Dorong Generasi Muda Pahami Etika Politik, Siapkan Pemimpin Berkarakter Perbesar

Klikjateng, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mendorong generasi muda untuk memahami etika politik sebagai bekal dalam mempersiapkan kepemimpinan masa depan yang berkarakter dan berkeadilan.

‎

‎Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pendidikan Politik bagi Mahasiswa dan Guru bertema “Etika Politik sebagai Pondasi Kepemimpinan yang Berkarakter dan Berkeadilan” di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Minggu (8/11/2026).

‎

‎Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kota, para narasumber, serta peserta dari kalangan mahasiswa dan guru.

‎

‎Dalam sambutannya, Sam’ani mengatakan kegiatan pendidikan politik tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda.

‎

‎“Melalui kegiatan ini, kami ingin adanya peningkatan kapasitas SDM. Ini bentuk komitmen kami di Pemkab Kudus,” katanya.

‎

‎Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan peserta mengenai pentingnya etika politik sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

‎

‎“Semoga generasi muda sebagai penerus kami dapat memahami etika berpolitik dengan baik dan benar,” harapnya.

‎

‎Menurut Sam’ani, generasi muda perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu melanjutkan estafet kepemimpinan di berbagai bidang, tanpa memandang latar belakang maupun pendidikan.

‎

‎Karena itu, pembekalan pendidikan politik dinilai penting untuk membangun pemahaman yang benar mengenai dunia politik, termasuk nilai-nilai etika yang harus dijunjung tinggi.

‎

‎“Untuk itu, yang muda harus dipersiapkan sebagai pengganti kami sebagai penerima estafet kepemimpinan, apa pun latar belakang maupun pendidikannya,” pintanya.

‎

‎Ia juga menegaskan bahwa politik bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Sebaliknya, politik dapat menjadi sarana perjuangan untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi bangsa dan negara.

‎

‎Namun, keterlibatan dalam politik harus diiringi pemahaman etika, moralitas, serta tanggung jawab.

‎

‎“Politik bukan berarti hal yang haram. Panjenengan sebagai generasi muda harus memahami etika berpolitik yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara,” jelasnya.

‎

‎Lebih lanjut, Sam’ani mengimbau seluruh peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri dan memperluas wawasan keilmuan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesantunan, terutama dalam menyikapi dan menelaah berbagai informasi yang beredar di masyarakat.

‎

‎“Kami berharap panjenengan terus belajar, tingkatkan keilmuannya, tapi tetap santun dalam menyikapi informasi yang beredar,” imbaunya.

‎

‎Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus, Andreas Wahyu Adi Setiawan, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa dan pelajar mengenai pentingnya etika politik sebagai landasan membangun kepemimpinan yang berkarakter dan berkeadilan.

‎

‎Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, moralitas, serta sikap adil dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

‎

‎“Dengan adanya kegiatan ini, kami ingin para peserta menjadi agen politik dalam menanamkan nilai demokrasi dan toleransi dalam budaya politik yang santun,” ujarnya.

‎

‎Melalui pendidikan politik tersebut, Pemkab Kudus berharap generasi muda tidak hanya memiliki wawasan politik yang memadai, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai demokrasi, integritas, dan kesantunan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita