Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kudus Dorong Generasi Muda Pahami Etika Politik, Siapkan Pemimpin Berkarakter Pimpin IKA UNDAR Jawa Tengah, Gus Arief Targetkan Database Alumni untuk Perkuat Pembangunan Daerah Angkatan Kedua Dititipkan ke Rembang, Bupati Blora Perjuangkan Gedung Baru Sekolah Rakyat ‎ Pemkab Grobogan Siapkan Sertipikasi Tanah TPA Ngembak, Pastikan Kepastian Hukum Aset Daerah Blora Jadi Kawasan Strategis Pangan di Jawa, Pemkab Jalin Kerja Sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara ‎ Jelang Hari Jadi ke-192, Bupati Temanggung Ziarah ke Makam Mantan Bupati di Blora ‎

Berita

Angkatan Kedua Dititipkan ke Rembang, Bupati Blora Perjuangkan Gedung Baru Sekolah Rakyat ‎

badge-check


					Angkatan Kedua Dititipkan ke Rembang, Bupati Blora Perjuangkan Gedung Baru Sekolah Rakyat ‎ Perbesar

Klikjateng, BLORA – Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman terus memperjuangkan agar pembangunan kompleks gedung Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Blora di Kecamatan Cepu mendapat prioritas dari pemerintah pusat.

‎

‎Upaya tersebut dilakukan dengan menemui langsung Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, di sela kegiatan penghargaan nasional yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat malam (6/11/2026).

‎

‎Dalam pertemuan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Arief itu menyampaikan perkembangan persiapan pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di samping PDAM Kecamatan Cepu.

‎

‎Koordinasi langsung dengan Menteri Sosial dilakukan karena Kementerian Sosial merupakan penanggung jawab utama sekaligus pengelola program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, miskin, dan rentan.

‎

‎Gus Arief menjelaskan, persiapan lahan pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Cepu telah menunjukkan perkembangan signifikan. Bahkan, pekerjaan pengurukan lahan telah rampung 100 persen pada akhir Oktober 2026.

‎

‎Selain itu, pembangunan akses jalan masuk menuju kawasan tersebut juga telah disiapkan sepanjang 323 meter dengan lebar 8 meter.

‎

‎”Kami sampaikan ke Pak Menteri tentang perkembangan persiapan lahan pembangunan gedung SR Kabupaten Blora yang ada di Kecamatan Cepu. Saat ini sudah selesai tahap pengurukannya hingga 100 persen pada akhir Oktober kemarin. Termasuk pembangunan akses jalan masuk sepanjang 323 meter dengan lebar 8 meter,” ungkap Arief Rohman.

‎

‎Ia berharap Kementerian Sosial memberikan perhatian khusus terhadap usulan Kabupaten Blora, termasuk membantu penetapan lokasi agar pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang baru dapat segera direalisasikan.

‎

‎”Kami berharap Pak Menteri bisa membantu penetapan lokasi SR Blora, memberikan perhatian khusus dan memasukkan Blora sebagai salah satu prioritas pembangunan gedung SR yang baru,” tambahnya.

‎

‎Kirim Surat Resmi kepada Mensos

‎

‎Tidak hanya melakukan koordinasi secara langsung, Bupati Blora juga telah mengirimkan surat resmi kepada Menteri Sosial Republik Indonesia.

‎

‎Surat bernomor 642.2/1326/2026 tertanggal 3 November 2026 tersebut berisi Permohonan Penetapan Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Blora.

‎

‎Menanggapi penyampaian tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan respons positif dan menyatakan kesiapannya untuk mengawal usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Blora agar masuk dalam prioritas pemerintah pusat.

‎

‎”Insyaallah masuk prioritas untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Blora. Terima kasih Pak Bupati atas dukungannya untuk pembangunan SR di Blora. Kami akan respons secepatnya,” ujar Gus Ipul.

‎

‎Daya Tampung Sekolah Rakyat di Cepu Masih Terbatas

‎

‎Menurut Arief Rohman, saat ini Kabupaten Blora sebenarnya sudah memiliki Sekolah Rakyat yang berada di Kecamatan Cepu. Sekolah tersebut bahkan telah menorehkan sejumlah prestasi.

‎

‎Namun, kegiatan belajar mengajar masih memanfaatkan gedung lama eks SDN Balun yang memiliki keterbatasan fasilitas dan daya tampung.

‎

‎Kondisi tersebut membuat pembangunan kompleks gedung Sekolah Rakyat yang baru sangat dibutuhkan agar pengembangan potensi dan kualitas pendidikan anak-anak dapat berjalan lebih optimal.

‎

‎Bahkan, untuk angkatan kedua, sementara waktu para siswa harus dititipkan ke Gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Rembang karena kapasitas gedung SR di Cepu belum mencukupi.

‎

‎Dengan adanya gedung baru, Pemkab Blora berharap daya tampung sekolah dapat meningkat sehingga semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak.

‎

‎Pemkab Blora pun terus mendorong agar seluruh tahapan pembangunan Sekolah Rakyat mendapatkan dukungan pemerintah pusat. Harapannya, keberadaan fasilitas pendidikan baru tersebut dapat memperluas akses pendidikan sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita