Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kudus Dorong Generasi Muda Pahami Etika Politik, Siapkan Pemimpin Berkarakter Pimpin IKA UNDAR Jawa Tengah, Gus Arief Targetkan Database Alumni untuk Perkuat Pembangunan Daerah Angkatan Kedua Dititipkan ke Rembang, Bupati Blora Perjuangkan Gedung Baru Sekolah Rakyat ‎ Pemkab Grobogan Siapkan Sertipikasi Tanah TPA Ngembak, Pastikan Kepastian Hukum Aset Daerah Blora Jadi Kawasan Strategis Pangan di Jawa, Pemkab Jalin Kerja Sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara ‎ Jelang Hari Jadi ke-192, Bupati Temanggung Ziarah ke Makam Mantan Bupati di Blora ‎

Berita

Jelang Hari Jadi ke-192, Bupati Temanggung Ziarah ke Makam Mantan Bupati di Blora ‎

badge-check


					Jelang Hari Jadi ke-192, Bupati Temanggung Ziarah ke Makam Mantan Bupati di Blora ‎ Perbesar

Klikjateng, BLORA – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Temanggung ke-192 yang jatuh pada 10 November 2026, Pemerintah Kabupaten Temanggung menggelar ziarah ke makam mantan Bupati Temanggung ke-18, Drs. H. Sardjono, di Desa Doplang, Dukuh Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Kamis malam (5/11/2026).

‎

‎Ziarah tersebut dipimpin langsung Bupati Temanggung Agus Setyawan bersama rombongan. Kedatangan mereka disambut Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta keluarga almarhum Drs. H. Sardjono.

‎

‎Setibanya di lokasi pemakaman, kedua kepala daerah bersama rombongan langsung menggelar tahlil dan doa bersama, dilanjutkan dengan tabur bunga di makam almarhum serta sejumlah makam keluarga yang berada di kompleks pemakaman tersebut.

‎

‎Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, kegiatan ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Temanggung ke-192 tahun 2026.

‎

‎”Selain rangkaian ziarah ke makam Pak Bupati Temanggung yang asli Blora ini, juga dalam rangka silaturahmi dengan Bupati Blora,” ujarnya.

‎

‎Agus menjelaskan, ziarah tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan doa atas jasa serta pengabdian almarhum Sardjono selama memimpin Kabupaten Temanggung selama dua periode, yakni 1993–2003.

‎

‎Menurutnya, berbagai kontribusi yang telah diberikan almarhum untuk Temanggung menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah.

‎

‎”Doa kita semoga beliau husnul khatimah. Kami berdoa agar beliau diberi tempat terindah di sisi-Nya,” tuturnya.

‎

‎Kenangan Kedekatan dengan Keluarga Sardjono

‎

‎Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menceritakan kedekatan keluarganya dengan almarhum Drs. H. Sardjono semasa menjabat sebagai Bupati Temanggung.

‎

‎Salah satu kenangan yang masih diingatnya adalah ketika almarhum membantu mengurus berbagai persyaratan administrasi ayahnya untuk menunaikan ibadah haji.

‎

‎”Banyak cerita yang tak terlupakan hingga saat ini. Bahkan, waktu bapak saya mau naik haji, semua beliau yang membantu mengurus surat-suratnya. Hingga akhirnya bapak saya bisa naik haji,” kenangnya.

‎

‎Agus menambahkan, ziarah ke makam para mantan bupati merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Temanggung menjelang peringatan hari jadi daerah.

‎

‎Selain di Blora, rombongan juga melakukan ziarah ke makam mantan bupati Temanggung yang berada di Jakarta, Tegal, dan sejumlah daerah lainnya.

‎

‎Namun, baginya, sosok Sardjono memiliki kenangan tersendiri karena kedekatan personal dan jasa-jasanya selama memimpin Temanggung.

‎

‎Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini jejak pembangunan yang diinisiasi Sardjono masih bisa dijumpai di Temanggung. Salah satunya penggunaan kayu jati asal Blora untuk sejumlah bangunan penting, seperti Pendopo Pengayoman, rumah dinas bupati, gedung DPRD, dan gedung Sekretariat Daerah (Setda).

‎

‎Blora dan Temanggung Perkuat Silaturahmi

‎

‎Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menyambut baik kunjungan dan ziarah yang dilakukan Bupati Temanggung bersama rombongan.

‎

‎Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar bentuk penghormatan kepada mantan pemimpin daerah, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan persaudaraan dan membuka peluang kerja sama antara Kabupaten Blora dan Temanggung.

‎

‎”Tentunya dengan Temanggung ini juga ingin menjalin persaudaraan, silaturahmi, dan kerja sama Blora dengan Temanggung. Kebetulan mantan Bupati Blora juga ada yang dimakamkan di Temanggung. Jadi, menjelang hari jadi Blora kita akan gantian sowan ke Temanggung untuk ziarah ke makam mantan Bupati Blora,” ungkap Arief Rohman.

‎

‎Ia berharap hubungan baik kedua daerah dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama di berbagai sektor, salah satunya bidang pertanian, khususnya komoditas tembakau.

‎

‎”Semoga dengan silaturahmi ini terjalin kerja sama, khususnya tembakau. Jadi, petani tembakau kita bisa belajar ke Temanggung. Semoga bisa sinergi Blora dan Temanggung. Selamat ulang tahun Kabupaten Temanggung ke-192,” imbuhnya.

‎

‎Hubungan historis antara Kabupaten Blora dan Temanggung memang terjalin cukup erat. Selain almarhum Sardjono yang merupakan putra asli Blora dan pernah memimpin Temanggung selama 10 tahun, di Temanggung juga dimakamkan almarhum H. Soemarno Tjokro Saputro, Bupati Blora periode 1979–1989.

‎

‎Kedekatan sejarah tersebut menjadi pengikat silaturahmi kedua daerah. Melalui kegiatan ziarah dan pertemuan antarkepala daerah ini, diharapkan hubungan persaudaraan yang telah terjalin dapat semakin kuat serta berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat Blora dan Temanggung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita