Menu ✖

Mode Gelap
Musim Kemarau, Wabup Blora Ingatkan Warga Waspada Kebakaran Wabup Blora: Jangan Hanya Percaya Data, Camat hingga Kades Wajib Turun Temui Warga ‎ Blora Jadi Salah Satu Daerah Piloting MBG Prasmanan, Bupati: Anak-anak Lebih Antusias Pemkab Blora Raih Penghargaan Mitra KKN Terbaik dari Universitas Budi Luhur Mobil Siaga Desa Sambong Ringsek Tertimpa Pohon Jati di Jalur Nasional Cepu-Blora Subsidi Energi 2027 Dipangkas, Kuota BBM dan LPG 3 Kg Turun

Berita

Musim Kemarau, Wabup Blora Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

badge-check


					Musim Kemarau, Wabup Blora Ingatkan Warga Waspada Kebakaran Perbesar

Klikjateng, Blora — Musim kemarau yang membuat kondisi lingkungan semakin kering meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan kandang ternak.

‎

‎Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam menggunakan api, khususnya di sekitar rumah dan kandang ternak.

‎

‎Pesan tersebut disampaikan Sri Setyorini saat mengunjungi warga korban kebakaran di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Senin (5/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini itu menyerahkan bantuan uang tunai dari Baznas Kabupaten Blora kepada warga terdampak kebakaran.

‎

‎Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala DPMPTSP, Kepala Pelaksana BPBD, Camat Sambong, perwakilan Baznas Kabupaten Blora, serta Kepala Desa Sambongrejo.

‎

‎“Musim kemarau membuat kondisi lingkungan menjadi lebih kering dan mudah terbakar. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan api di sekitar rumah maupun kandang ternak. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian yang besar,” tegas Budhe Rini.

‎

‎Di hadapan para korban, Sri Setyorini menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Blora bersama Baznas kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

‎

‎“Niki kulo mewakili Pemerintah Kabupaten Blora ngaturaken bantuan kangge panjenengan sedoyo. Mugi-mugi bantuan saking Baznas lan Pemerintah Kabupaten Blora menika saged migunani lan mbantu meringankan beban panjenengan. Sanajan boten sak kathah ingkang dipun ajeng-ajeng, mugi saged dipun tampi kanthi ikhlas,” ujarnya.

‎

‎Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dan bantuan yang diberikan.

‎

‎“Maturnuwun sanget. Berapapun nilai bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami musibah,” katanya.

‎

‎Kebakaran Hanguskan Empat Rumah

‎

‎Kebakaran terjadi di RT 002 RW 001 Desa Sambongrejo pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

‎

‎Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Blora, api diduga berasal dari jerami kering yang dibakar untuk menghangatkan kandang kambing atau bediyang. Api kemudian dengan cepat merembet ke permukiman warga.

‎

‎Akibat kejadian tersebut, empat rumah milik Lasiman, Warmo, Suparlan, dan Sarimpen terbakar hingga habis. Sementara rumah milik Jugimin, Yono, dan Marju mengalami kerusakan sebagian.

‎

‎Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

‎

‎Suparlan mengalami kerugian sekitar Rp250 juta setelah dua rumah beserta seluruh isinya terbakar. Sementara Warmo kehilangan satu rumah, dapur, delapan ekor kambing, serta berbagai perabot rumah tangga dengan total kerugian sekitar Rp150 juta.

‎

‎Lasiman mengalami kerugian sekitar Rp80 juta. Sedangkan Sarimpen mengalami kerugian sekitar Rp75 juta setelah dua rumah, seluruh isi rumah, serta enam ekor kambing miliknya hangus terbakar.

‎

‎Adapun warga terdampak lainnya diperkirakan mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp5 juta.

‎

‎Budhe Rini menegaskan, peristiwa kebakaran di Desa Sambongrejo harus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

‎

‎Menurutnya, langkah pencegahan sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, terutama ketika masyarakat menggunakan api di sekitar rumah maupun kandang ternak.

‎

‎“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban warga. Kami berharap para korban diberikan kekuatan untuk bangkit kembali. Pemerintah Kabupaten Blora akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita