Menu

Mode Gelap
Grobogan Matangkan Persiapan Implementasi Smart PSC 119 Melalui Hibah Teknologi Korea Selatan ‎ 30 UMKM di Rembang Terima Bantuan Plang Usaha, Perkuat Identitas dan Daya Saing 375 Titik Parkir Dikelola Dinrumkimhub Blora, Setoran Capai Rp507 Juta dalam Lima Bulan Bupati Blora Terima Penghargaan “Impactful UNNES Alumni Award 2026”, Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi Ratusan Jamaah Haji Blora Tiba, Suasana Haru Warnai Kepulangan Kloter 44 ‎ Bupati Kudus Buka Forum Satu Data 2026, Dorong Penguatan Tata Kelola Data Daerah ‎

Berita

Bupati Kudus Buka Forum Satu Data 2026, Dorong Penguatan Tata Kelola Data Daerah ‎

badge-check


					Bupati Kudus Buka Forum Satu Data 2026, Dorong Penguatan Tata Kelola Data Daerah ‎ Perbesar

Klikjateng Kudus – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, membuka Forum Satu Data Kabupaten Kudus Semester I Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan serah terima dan penandatanganan berita acara Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Senin (22/6/2026).

‎Forum tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola data daerah yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

‎Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memiliki komitmen yang sama dalam menghadirkan data berkualitas sesuai prinsip Satu Data Indonesia.

‎Menurutnya, data yang valid dan mutakhir menjadi kunci dalam menghasilkan kebijakan yang efektif serta pelayanan publik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

‎“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Karena itu, kami mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas data, melengkapi data sektoral sesuai standar, serta memperkuat sinergi dengan BPS agar menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Sam’ani.

‎Bupati juga mendorong perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas data sektoral melalui penguatan koordinasi, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi yang lebih erat dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

‎Selain membahas penguatan tata kelola data, Sam’ani meminta seluruh perangkat daerah mulai mempersiapkan transformasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Indeks Pemerintah Digital (PEMDI). Transformasi tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, terintegrasi, dan berbasis data.

‎Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Eko Djumartono, menyampaikan bahwa pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi instrumen penting dalam mendukung kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.

‎“DTSEN memberikan dasar data yang lebih terintegrasi untuk mendukung berbagai program pemerintah. Karena itu, perangkat daerah perlu memanfaatkan data tersebut secara optimal serta berkolaborasi dengan BPS dalam proses pengolahan maupun pemutakhiran data agar kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran,” ujarnya.

‎Melalui Forum Satu Data Semester I Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap tercipta budaya pengelolaan data yang semakin baik di seluruh perangkat daerah. Dengan data yang berkualitas, proses pengambilan keputusan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Naskah ini sudah disusun dengan gaya berita media daerah, lengkap dengan unsur 5W+1H dan kutipan narasumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita