Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

30 UMKM di Rembang Terima Bantuan Plang Usaha, Perkuat Identitas dan Daya Saing

badge-check


					30 UMKM di Rembang Terima Bantuan Plang Usaha, Perkuat Identitas dan Daya Saing Perbesar

Klikjateng Rembang – Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang menerima bantuan program plangisasi yang difasilitasi melalui Rumah BUMN Rembang Selasa (23/6/26). Program ini bertujuan memperkuat identitas usaha sekaligus meningkatkan visibilitas UMKM agar lebih mudah dikenal masyarakat dan calon pelanggan.

‎Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, M. Mahfudz, mengapresiasi konsistensi Rumah BUMN Rembang dalam mendampingi para pelaku UMKM. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan tidak hanya membantu pemasaran produk, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia pelaku usaha.

‎Ia menilai program plangisasi menjadi salah satu inovasi yang mampu menjawab kebutuhan UMKM, khususnya dalam memperkuat keberadaan usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.

‎“Program plangisasi ini tidak hanya menjadi penunjuk lokasi usaha, tetapi juga menjadi simbol bahwa UMKM Rembang terus bergerak untuk naik kelas. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM,” ujar Mahfudz.

‎Menurutnya, identitas usaha yang jelas akan membantu memperluas akses pasar serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan para pelaku UMKM.

‎Sementara itu, Koordinator Rumah BUMN Rembang, Achmad Ghufron Nurrosyid, menjelaskan bahwa program plangisasi hadir untuk membantu UMKM mengatasi kendala visibilitas usaha. Ia menyebut masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, namun lokasi usahanya belum mudah dikenali masyarakat.

‎Program tersebut diawali dengan proses pendaftaran dan seleksi. Dari total 40 UMKM yang mengajukan permohonan, sebanyak 30 UMKM dinyatakan lolos dan berhak menerima bantuan plang usaha.

‎“Melalui program ini, kami ingin memperkuat identitas usaha para UMKM binaan agar lebih mudah dikenali masyarakat. Keberadaan plang usaha diharapkan dapat meningkatkan visibilitas, memperluas akses pasar, dan mendukung pertumbuhan usaha,” kata Ghufron.

‎Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, di antaranya komitmen mengikuti program pembinaan, kesiapan rumah produksi, serta kelengkapan legalitas usaha.

‎Salah satu penerima bantuan, Bella Ayu Paramitha, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, plang usaha memudahkan pelanggan menemukan lokasi usaha, terutama bagi UMKM yang beroperasi dari rumah produksi.

‎“Teman-teman UMKM merasa sangat terbantu. Saat kondisi ekonomi seperti sekarang, bantuan ini sangat berarti karena diberikan secara gratis, lengkap dengan pemasangan dan pengantaran ke lokasi usaha,” ungkapnya.

‎Melalui program plangisasi ini, diharapkan semakin banyak UMKM di Kabupaten Rembang yang memiliki identitas usaha yang kuat, mudah dikenali masyarakat, serta mampu meningkatkan daya saing sehingga dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita